<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117765">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERENCANAAN PLAT LANTAI DOUBLE T PADA JEMBATAN KRUENG JREU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suhadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulisan  Tugas Akhir ini berjudul  &quot;Alternatif Perencanaan Plat Lantai Double T Pada Jembatan  Krueng  Jreu&quot;.  Jembatan   Krueng  Jreu  ini  merupakan  jembatan kelas 1. Panjang jembatan 165 meter yang terdiri dari 3 bentang, yang masing-masing bentang   panjangnya  55  meter.  Jembatan   ini terdiri   dari  dua  jalur,   lebar  lantai kendaraan   7.00 meter  dan lebar  trotoar  2x100  meter.  Objek  yang  akan  ditinjau dalam   perencanaan    ini   adalah   plat   lantai,   karena   permasalahan  pada  jembatan tersebut  adalah   tidak   baiknya   ketahanan   plat  lantai   akibat   beban   yang   bekerja. Tujuan  dari penulisan  Tugas  Akhir ini adalah  untuk  membandingkan volume  beton antara   plat   lantai   double   T   prestress,   plat   prestress   dan plat   lantai   double   T nonprestress. Perhitungan  plat lantai jembatan memakai  metoda  elastis dan dikontrol dengan   metoda   ultimit.   Dalam   perencanaan   beton  prategang,   pembebanan   tidak hanya  ditinjau  berdasarkan   beban  ekstemal   seperti   beban  mati  dan  beban  hidup, tetapi  juga  terhadap   kombinasi  dari  beban-beban   tersebut  dengan  gaya  prategang yang  bekerja  pada  penampang   beton.  Diantara   tahap  pembebanan   tersebut   yang paling  kritis  biasanya  pada  tahap  sesaat  setelah  tendon  baja ditegangkan   dan  pada masa pelayanan. Sistem penegangan tendon baja prategang menggunakan sistem pretensioning dimana  penarikan   tendon  dilakukan   sebelum  pengecoran  beton  ke dalam   acuan.  Mutu   beton   untuk   plat   lantai   digunakan   K500,   sedangkan   untuk abutmen,  wingwall  dan  pilar  cor di tempat  digunakan  K250. Dari hasil perhitungan dapat  disimpulkan   bahwa  volume  plat  lantai  double  T  prestress  sebesar  2,659  m',&#13;
plat lantai prestress  sebesar   5,625 m3  dan  plat lantai  double  T nonprestress  sebesar&#13;
3,262  m3.  Jumlah  strand yang digunakan  untuk  plat lantai  double  T prestress  adalah&#13;
42  strand  yang  terbagi  atas  6 x  7 strand  dan  untuk  plat  lantai  prestress  adalah  35 strand   yang   terbagi   atas   5   x  7  strand,   sedangkan   untuk   plat   lantai   double   T nonprestress  hanya menggunakan tulangan  pokok 4 D 28 mm. Dengan demikian  plat lantai double  T prestress  lebih ekonomis  dari pada  plat lantai prestress  dan plat lantai double T nonprestress.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :   Plat lantai double  T prestress, plat prestress  dan plat lantai double  T&#13;
nonprestress.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117765</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 10:24:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 10:24:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>