Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PERILAKU KONTRAKTOR DALAM MENGHADAPI RISIKO BIAYA AKIBAT KONFLIK POLITIKRNPADA PROYEK KONSTRUKSI DI BANDA ACEH
Pengarang
Mutia sari Dewi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0304101010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pada proyek konstruksi sering muncul kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan risiko sehingga menyebabkan meningkatnya biaya dalam pelaksanaan. Keadaan politik daerah yang tidak stabil dapat menimbulkan risiko sehingga mempengaruhi produktivitas dalarn pengerjaan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko akibat konflik politik dan mengkaji perilaku kontraktor dalam menghadapi risiko tersebut. Ruang lingkup penelitian adalah perusahaan kontraktor yang pemah menangani proyek konstruksi selama periode konflik (1998-2003) di Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner ke 35 perusahaan kontraktor namun hanya 30 kuesioner yang kembali. Pengolahan data dilakukan untuk menganalisis tingkat risiko dengan menggunakan matriks penilaian risiko, dan untuk penilaian perilaku kontraktor digunakan metode matematis. Skala yang digunakan adalah skala likert dan skala Guttman. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa pungutan liar merupakan kejadian yang sangat sering terjadi dengan persentase jawaban responden adalah sebesar 100%, sedangkan tingkat kejadian yang paling jarang terjadi adalah demonstrasi dengan persentase sebesar 60%. Pungutan liar, ancaman, pembakaran, pengrusakan, dan pencurian merupakan risiko tinggi, sedangkan untuk tingkat risiko sedang adalah kejadian kontak senjata, kerusuhan dan demonstrasi. Hasil penelitian terhadap analisis perilaku kontraktor dalam menghadapi risiko tersebut, menunjukkan bahwa dari 8 kejadian risiko yang ada, untuk 5 kejadian risiko kontraktor yang melaksanakan proyek konstruksi di Banda Aceh berperilaku sebagai risk taker yaitu pada kejadian risiko pungutan liar dengan rata-rata 2,43 dari perhitungan penentuan perilak:u responden, kontak senjata dengan rata-rata 2,44, demonstrasi dengan rata-rata 2,67, pengrusakan dengan rata-rata 2,67 dan pencurian dengan rata-rata 2,22, kontrak.tor ini bersedia untuk menanggung risiko, baik untuk risiko rendah, sedang maupun untuk risiko yang tinggi, sedangkan untuk kejadian risiko ancaman dengan rata-rata 1,54, kerusuhan dengan rata-rata 1,9, dan pembakaran dengan rata-rata 1,89, kontraktor yang melaksanakan proyek konstruksi tergolong kedalam risk neutral.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PERILAKU KONTRAKTOR DALAM MENGHADAPI RISIKO WAKTU AKIBAT KONFLIK POLITIK PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (YOLANDA SOFIA, 2024)
ANALISIS DAMPAK RISIKO TERHADAP BIAYA KONSTRUKSI BAGI KONTRAKTOR PELAKSANA PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH (MUTIA OKTAVIATI, 2017)
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA KONTRAKTOR BANDA ACEH DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSL (Sisca Puspita Sari, 2024)
RISIKO PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI PADA TIGA FASE DALAM RENTANG TAHUN 2000-2015 DI PROVINSI ACEH DI PROVINSI ACEH (Saiful Husin, 2019)
KAJIAN DAMPAK RISIKO TERHADAP BIAYA PROYEK KONSTRUKSI PADA PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Riza Sachfan, 2018)