<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117759">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGA KADAR CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DENGAN DERAJAT DIFERENSIASI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nazil Subhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Klinisi menggunakan indikator klinis seperti stadium klinis, grade histopatologis, dan letak tumor untuk menilai prognosis dan diagnosis pasien kanker kolorektal. Studi sebelumnya mengajukan pemeriksaan kadar carcinoembryonic antigen (CEA) sebagai salah satu cara untuk menentukan diagnosis dan prognosis pada pasien kanker kolon. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kadar carcinoembryonic antigen (CEA) dengan derajat diferensiasi pada pasien kanker kolorektal di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah semua data rekam medis pasien dengan diagnosa kanker kolorektal dari bulan Januari 2020 sampai dengan Desember 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan pasien kanker kolorektal di RSUD dr. Zainoel Abidin paling banyak diderita oleh jenis kelamin pria (57,1%), usia ≥ 50 tahun (53,6%), kadar carcinoembryonic antigen (CEA) &lt; 5 ng/ml (39,3%), dan moderate differentiated (50%). Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman pada batas kemaknaan α 0,05 menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi moderat antara kadar CEA dengan derajat diferensiasi yaitu p-value 0,011 (&lt; 0,05) dan r 0,473 pada pasien kanker kolorektal di RSUDZA Banda Aceh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar CEA dengan derajat diferensiasi pada pasien kanker kolorektal di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-07 23:13:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 11:38:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>