<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117720">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SISTEM KOMUNIKASI WIRELESS OPTIC LINE OF SIGHT UNTUK PENGGUNAAN LUAR RUANGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indra Jaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi data yang telah berkembang  pesat dewasa im dibangun dengan rnengandalkan kabel. Jaringan kabel memiliki kendala dalam hal konstruksi dan pengernbangan jaringan. Solusi altematif adalabhdengan menggunakan jaringan wireless. Komunikasi wireless dengan menggunakan frekuensi radio telah sangat padat, sehingga, sulit menghasilkan aplikasi baru dengan kecepatan bit yang tinggi. Salah satu  solusi altematif adalah sistem wireless optic yang rnenggunakan cahaya sebagai media  transmisi, SisteM komunikasi wireless Optic Iine of sight menawarkan beberapa kelebihan diantaranya adalah kasitas yang besar, relatiflebih rnurah dibandingkan sistem wireless frekuensi radio. mudah untuk mengatur dan merawat, serta tidak memerlukan perizinan  frekuensi. 'vamun system wireless optic ini juga memiliki kekurangan diantaranya   adalah cukupan jarak yang cukup dekat dan sangat rentan terhadap cuaca. Kabut tebal,dapat membuat sistem ini mengalami redaman yang sangat besar. Pada perhuungan jarak transmisi pada analisis sistern, diperoleh suatu kesimpulan bahwa parameter yang sangat berpengaruh adalah redaman admosfer terutama kabut  tebal, dan sudut divergensi pancaran. Sedangkan panjang gelombang tidak terlalu  berpengaruh terhadap jarak transmisi sistem.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117720</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-07 10:17:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-07 10:17:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>