<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117719">
 <titleInfo>
  <title>PENGUKUR OTOMATIS DIAMETER POROS NOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isa Ansari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan sistem pengumpulan data untuk pengukuran  diameter penting  dalam bidang manufaktur dan sistem produksi.   Cara ini digunakan  untuk mengetahui nilai diameter sebagai salah satu karakteristik kualitas suatu produk.  Pengukuran diameter poros  nok   saat ini masih menggunakan cara-cara yang cukup sederhana dan belum ada peralatan tertentu yang digunakan untuk mengukur diameter  poros nok  secara tepat dan cepat.  Hal ini yang sering mengakibatkan ketidakakuratan dalam pengukuran poros nok,  sehingga kondisi poros nok tidak bisa dideteksi secara maksimal pada saat pengukuran.  Dimensi diameter poros nok diukur menggunakan dial indikator     digital  yang  terhubung  ke  komputer.   Setelah  terdeteksi  oleh  instrumen,   akan ditampilkan pada komputer melalui tabel,  dan grafik lingkaran akan dihasilkan secara simultan menggunakan perangkat  lunak Microsoft  Excel.  Pembuatan  alat  ukur  ini   dilakukan  dengan membuat  sebuah  konstruksi penyangga  poros  nok  dengan  menggunakan  bantalan  di  kedua ujungnya dan ditunjang dengan alat ukur dial indikator  sehingga memungkinkan poros nok dapat diukur dengan tepat. Bahan yang  digunakan adalah  plat baja, pulley,  bantalan,  baut,  cat dan motor penggerak.  Peralatan yang digunakan adalah mesin bubut,  las listrik, gergaji besi otomatis, mesin gerinda,  kikir,  ragum,  kertas pasir dan penggaris.  Dari hasil pengukuran pada posisi  1 sampai  dengan  posisi  8  maka  didapatlah  nilai  minimum pada  posisi   7  dengan  nilai  29.6, sedangkan  nilai  maksimum pada  posisi  5  dengan  nilai  41.2.   Dari  grafik  hasil pengukuran kebulatan dapar  dijelaskan bahwa profil poros nok tidak bulat sempurna.  Dari hasil pengukuran yang  dilakukan  terhadap  diameter  poros  nok,  maka  alat  yang  telah  dibuat  terbukti  dapat mengukur dengan baik&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Otomatis, Diameter, Pemeriksaan, Dial indikator,&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117719</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-07 10:16:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-07 10:16:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>