PEMANTAUAN PEMBANGUNAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI NAD PASCATSUNAMI MENGGUNAKAN SISTEM INSFORMASI GEOGRAFI (SIG) DAN PENGINDERAAN JAUHRN(STUDI KASUS DI LAMPASEH KOTA, PUNGE UJONG DAN TIBANG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANTAUAN PEMBANGUNAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI NAD PASCATSUNAMI MENGGUNAKAN SISTEM INSFORMASI GEOGRAFI (SIG) DAN PENGINDERAAN JAUHRN(STUDI KASUS DI LAMPASEH KOTA, PUNGE UJONG DAN TIBANG)


Pengarang

Yulia safitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat digunakan untuk memperoleh hasil dari kemajuan dari suatu pembangunan kota. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat basil kemajuan dari pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah dilakukan di Kota Banda Aceh khususnya di daerah penelitian dengan menggunakan SIG. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data raster dan data vektor yang diperoleh dari berbagai sumber. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah presentase kemajuan dari pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Banda Aceh khususnya di daerah penelitian dengan digitasi pada citra. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software AreGIS versi 9.2. Hasil dari pembangunan yang diperoleb dari digitasi pada citra dari tahun ke tahun terus menunjukkan tingkat kemajuan. Untuk tahun pertama berkisar antara 4% hingga 40 %, tahun kedua berkisar antara 33 % hinga 94 % dan pada tahun ketiga berkisar antara 68 % hingga 117 %, jika dibandingkan dengan pembangunan sebelumtsunami. Verifikasi data lapangan juga dilakukan untuk melihat kesesuaian dari hasil digitasi dengan kondisi lapangan. Verifikasi di lapangan menggunakan GPS sebagai alat pengukur koordinat bumi. Tingkat akurasi antara hasil digitasi dan verifikasi lapangan bernilai berkisar antara 37,50 % hingga 41,66 %.

Kata kunci: SIG, digitasi, verifikasi, GPS



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK