<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117702">
 <titleInfo>
  <title>PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEDAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Puteri Indahsyah Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
PUTERI INDAHSYAH &#13;
FITRI&#13;
               (2023) &#13;
PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK&#13;
PIDANA PERDAGANGAN ORANG (Suatu&#13;
Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri&#13;
Medan)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(ix, 68) pp.,bibl.,tabl.&#13;
&#13;
(Dr. Ida Keumala Jeumpa, S.H.,MH.) &#13;
       Pasal 2 Ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak&#13;
Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga)&#13;
tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit&#13;
Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak&#13;
Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah). Berdasarkan penelitian di Pengadilan&#13;
Negeri Medan diketahui ada beberapa perkara di tahun 2020-2022. &#13;
       Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pemidanaan terhadap pelaku tindak&#13;
pidana perdagangan orang di wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan, untuk&#13;
menjelaskan apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana&#13;
terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Pengadilan&#13;
Negeri Medan dan untuk menjelaskan kendala dalam proses pemidanaan terhadap&#13;
pelaku tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Pengadilan Negeri&#13;
Medan.&#13;
      Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode&#13;
kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari penelitian kepustakaan dan&#13;
penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca bukubuku,&#13;
Jurnal&#13;
Ilmu&#13;
Hukum&#13;
Pidana&#13;
dan&#13;
&#13;
peraturan perundang-undangan, sedangkan&#13;
penelitian lapangan dilakukan dengan cara wawancara terhadap responden dan&#13;
informan. &#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa tujuan pemidanaan terhadap pelaku tindak&#13;
pidana perdagangan orang di wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan belum&#13;
tercapai meskipun Indonesia menggunakan teori gabungan dengan adanya unsur&#13;
pembalasan dan unsur pencegahan namun pada kenyataannya kasusnya meningkat.&#13;
Berat ringannya pidana bukan merupakan ukuran untuk menyatakan narapidana&#13;
sadar atau tidak. Pidana yang ringan pun kadang-kadang dapat merangsang&#13;
narapidana untuk melakukan tindak pidana kembali. Pertimbangan Hakim&#13;
Pengadilan Negeri Medan yaitu pembuktian yang kuat meliputi keterangan saksi,&#13;
keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan terdakwa dan memutuskan pelaku&#13;
menggunakan Teori Ratio Decindedi. Kendala yang dihadapi APH ialah kurangnya&#13;
kesadaran masyarakat meskipun sudah dilakukan sosialisasi. &#13;
Disarankan kepada para sarjana hukum di Indonesia perlu meninjau kembali&#13;
teori gabungan dalam pemidanaan. Hakim harus menyadari bahwa hukum itu&#13;
dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pemidanaan harus proporsional&#13;
dan sejalan dengan kesadaran hukum yang berubah-ubah. Tujuan pemidanaan&#13;
adalah menciptakan efek jera yang optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117702</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 15:00:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 16:14:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>