<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117689">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL CEDERA KEPALA SEBAGAI PENYEBAB KEMATIAN DAN ASPEK MEDIKOLEGALNYA PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RSUDZA TAHUN 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizkya Faradiba Yusuf</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cedera kepala atau yang disebut juga dengan Traumatic Brain Injury (TBI) merupakan cedera yang berlangsung pada kulit kepala, tengkorak, otak, dan jaringan dibawahnya serta pembuluh darah di kepala baik berupa cedera terbuka maupun tertutup. Cedera kepala dapat mengakibatkan perdarahan pada otak yang merugikan dan dapat menyebabkan defisit neurologis secara progresif bahkan meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahun profil cedera kepala sebagai penyebab kematian dan aspek medikolegalnya pada pasien yang dirawat di RSUDZA tahun 2022. Penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan data rekam medik dalam rentang waktu Januari – Desember 2022. Data dianalisis menggunakam tabel distribusi frekuensi. Data rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada penelitian ini berjumlah 77. Hasil penelitian menunjukkan rentang usia pasien terbanyak yang meninggal akibat cedera kepala yaitu 20 – 60 tahun (63,6%), jenis kelamin terbanyak adalah laki – laki (70,1%), penyebab tersering yaitu kecelakaan lalu lintas (57,1%), derajat keparahan terbanyak yang menyebabkan kematian adalah CKB (80,5%), gambaran morfologi perdarahan terbanyak yaitu didapatkan lebih dari satu lesi pada otak (51,9%), aspek medikolegal terbanyak adalah accidental (98,7%), dan mayoritas pasien tidak memiliki penyakit penyerta (67,5%). Tidak semua kasus kematian akibat cedera kepala diakibatkan murni akibat cedera kepala, melainkan bisa diakibatkan karena adanya penyakit penyerta yang dialami pasien sehingga meningkatkan risiko mortalitas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117689</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 12:20:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 15:55:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>