<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117678">
 <titleInfo>
  <title>PROSES MANAJEMEN RISIKO PEMBAYARAN KAPITASI PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAZA FADIA IKHSAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manajemen risiko merupakan suatu upaya preventif untuk mengelola risiko yang muncul. Penerapan manajemen risiko pembayaran kapitasi terdiri atas lima tahap, yaitu penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, pengelolaan risiko, dan evaluasi risiko. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan proses manajemen risiko pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Banda Aceh. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan data primer dari FKTP di Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling, yakni seluruh FKTP di Kota Banda Aceh yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Analisis univariat digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi tahapan proses manajemen risiko pembayaran kapitasi di FKTP di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian dari 34 FKTP yang terdiri dari 11 Puskesmas, 15 Klinik Pratama, 6 Dokter Praktik Perorangan, dan 2 Dokter Gigi Praktik Perorangan di Kota Banda Aceh tergolong tinggi, untuk seluruh tahapan manajemen risiko. Sejumlah 22 FKTP (64,7%) memiliki penetapan konteks yang tinggi, 25 FKTP (73,5%) memiliki identifikasi risiko yang tinggi, 25 FKTP (73,5%) memiliki analisis risiko yang tinggi, 23 FKTP (67,6%) memiliki  pengelolaan risiko yang tinggi, dan 24 FKTP (70,6%) memiliki evaluasi risiko yang tinggi. Tahapan penetapan konteks dan pengelolaan risiko merupakan tahapan yang perlu dioptimalkan FKTP dengan memahami setiap risiko yang muncul dari berbagai aspek sehingga dapat menjaga kelangsungan operasional dan menjaga kualitas pelayanan di FKTP.&#13;
&#13;
Kata kunci: FKTP, pembayaran kapitasi, manajemen risiko&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117678</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 11:06:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 11:45:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>