HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA PASIEN ANAK USIA KURANG DARI DUA TAHUN DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA PASIEN ANAK USIA KURANG DARI DUA TAHUN DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Dara Amalia Lubis - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Iflan Nauval - 198208042014041002 - Dosen Pembimbing I
Sulaiman Yusuf - 196302021992031002 - Dosen Pembimbing I
Rina Suryani Oktari - 198310122014042001 - Dosen Pembimbing I
Rusnaidi - 197003202000121002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2007101010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.342 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Infeksi seperti diare dapat mengubah status gizi melalui penurunan asupan makanan dan gangguan dalam penyerapan nutrisi oleh usus yang diperlukan untuk proses sintesis jaringan dan pertumbuhan tubuh. Sebaliknya, malnutrisi dapat meningkatkan predisposisi pada penyakit infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status gizi dan kejadian diare pada anak usia di bawah dua tahun di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien anak usia kurang dari dua tahun di RSUDZA Banda Aceh dalam periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 142 orang. Uji statistik yang digunakan adalah Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 pasien (8,1%) dengan gizi buruk, 21 pasien (14,5%) dengan gizi kurang, 109 pasien (75,8%) dengan gizi baik, 1 pasien (0,7%) dengan gizi lebih, dan 1 pasien (13,5%) obesitas. Kejadian diare dialami oleh 124 pasien (87,3%), sedangkan 18 pasien (12,7%) lainnya tidak mengalami diare. Kesimpulannya terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian diare pada anak usia kurang dari dua tahun di RSUDZA Banda Aceh tahun 2022 (p

Infections such as diarrhea can alter nutritional status by reducing food intake and disrupting the absorption of nutrients by the intestines, which are essential for tissue synthesis and body growth processes. Conversely, malnutrition can heighten susceptibility to infectious diseases. The aim of this research is to analyze the relationship between nutritional status and the occurrence of diarrhea in children under two years of age at dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital (RSUDZA) in Banda Aceh. This study was conducted on patients under the age of two at RSUDZA Banda Aceh during the period from January 1st to December 31st, 2022. It employed an analytical observational approach with a cross-sectional design, involving a sample size of 142 individuals. The Spearman Rank correlation test was employed for statistical analysis. The research findings revealed that 10 patients (8.1%) had poor nutritional status, 21 patients (14.5%) were undernourished, 109 patients (75.8%) had good nutritional status, 1 patient (0.7%) was overnourished, and 1 patient (13.5%) was obese. The occurrence of diarrhea was reported in 124 patients (87.3%), while 18 patients (12.7%) did not experience diarrhea. The results indicated a significant association between nutritional status and the occurrence of diarrhea in children under two years of age at RSUDZA Banda Aceh in 2022 (p < 0.05). Keywords: Children Under Two Years of Age, Gastrointestinal Infection, Diarrhea Risk Factors

Citation



    SERVICES DESK