<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117642">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DAN ANALISIS TRANSMITTER   FM PADA SISTEM SALURAN TELEPON  PSTN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulkarnaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah   dilakukan   penelitian  tentang perancangan   suatu  perangkat  untuk mentransmisikan   data  audio  telepon  ke penerima, Perangkat  ini berupa  transmitter yang   berfungsi   mentransmisikan    data  audio  telepon   ke  radio  penerima.   Karena umumnya    percakapan    via   telepon    tidak   bisa   kita   dengarkan,    maka   dengan menggunakan    radio   transmitter    yang   bekerja   pada   gelombang    FM   kita   bisa mendengarkan   percakapan  via telepon,  Hal yang memegang  peranan  penting  dalam pentransmisian   data  audio  telepon  adalah  adanya  osilator  yang  berfungsi membangkitkan gelombang  pembawa (carrier  wave)  dan  juga  untuk memodulasikan  sinyal  audio  dengan  &#13;
gelom bang  pembawa   tersebut.   Osilator   ini terdiri rangkaian  induktor  dan kapasitor  yang bekerja  atas dasar frekuensi  resonansi. Proses   modulasi   terjadi   ketika   signal   audio   masuk   lee  basis   transistor   Q 1  dan&#13;
frelcuensinya  pun  berubah.   Besarnya   frekuensi  osilasi  yang  dihasilkan   tergantung  pada  nilai  induktor   dan  kapasitor,   karena  osilator   bekerja   berdasarkan   frekuensi resonansi,  di mana  kita melihat  pada transmitter  ini dengan  menggunakan   kapasitor  22 u F  dan  inductor   sebesar   130 f.J H  menghasilkan   frekuensi   sebesar   94,9  MHz,&#13;
dengan jangkauan   sejauh  20 m.   Selain  itu osilator  perlu juga  dirangkaikan   dengan  buffer  (penyangga)  yang berfungsi  menstabilkan  sinyal  modulasi  yang dihasilkan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci     :    transmitter,  osilator,  carrier  wave,  frekuensi,  buffer&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117642</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-05 14:44:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-05 14:44:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>