<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117629">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KESIAPSIAGAAN SANTRI DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI MADRASAH ALIYAH ULUMUL QUR’AN PAGAR AIR</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya mengantisipasi bencana, yang dapat terjadi kapan dan dimana saja. Santri termasuk dalam kelompok rentan terhadap bencana, dikarenakan lingkungan pesantren yang berpotensi terjadinya bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan santri dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Madrasah Aliyah Ulumul Qur’an Pagar Air. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Pengukuran kesiapsiagaan santri menggunakan kuesioner kesiapsiagaan bencana yang dikembangkan oleh LIPI-UNESCO/ISDR. Sampel dikumpulkan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 243 responden didapatkan dari parameter pengetahuan dan sikap responden mayoritas santri memiliki kesiapsiagaan dengan persentase 84,8% dalam kondisi “sangat siap”. Berdasarkan parameter rencana tanggap darurat didapatkan 56,4% berada dalam kategori “sangat siap” dan 42% berada dalam keaadaan “siap”. Berdasarkan parameter sistem peringatan bencana didapatkan hasil sebanyak 45,7% santri berada dalam kategori “sangat siap” dan 34,2% santri berada dalam kategori “siap”. Sedangkan pada parameter mobilisasi sumber daya sebanyak 57,2% santri berada dalam katefori “sangat siap” dan 18,8% santri didapatkan dalam kategori “siap”. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas santri berada dalam kategori kesiapsiagaan “sangat siap” dan “siap”.&#13;
Kata Kunci: Santri, Kesiapsiagaan Bencana, Gempa Bumi, Tsunami&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117629</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-05 12:08:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-05 14:30:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>