Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PEREMAJAAN USAHATANI KARET DI KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT
Pengarang
Dahnil Muljadi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0151210020
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Permasalahan dalam penelitian ini Apakah usahatani karet dapat memberikan pendapatan yang layak kepada petani Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kaway XVI yang terdiri dari 2 desa yaitu Desa Alue Tampak dan Tanjung Penarikan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling (sampel acak sederhana). Penentuan contoh dilakukan dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana (Sample Random Sampling). Besarnya contoh yang diambil sebanyak (10 % dari populasi
Penelitian ini tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan usahatani karet di Kabupaten Aceh Barat. Untuk menganalisis serta mengevaluasi peremajaan karet digunakan formula melalui pendekatan kriteria investasi sebagai berikut : Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio(NET B/C),lnternal Rnte of Return (IRR), dan Break Event Point (BEP).
Usahatani Karet di Kecarnatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat layak diusahakan bila ditinjau dari segi biaya dan manfaat, hal ini disebabkan niiai NPV >
0, yaitu Rp.13.419.918.- yang berarti penerimaan yang diterima lebih besar dari
biaya yang dikeluarkan. Net B/C > 1, yaitu 1,619 yang berarti setiap penambahan biaya Rp.I,- akan memberikan hasil sebesar Rp.1,639.-. IRR adalah sebesar 25,74%. Sedangkan BEP usaha peremajaan tanaman karet terjadi pada umur usahatani 10
tahun 7 bulan.Jumlah produksi yang dihasilkan pada usahatani karet di Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat adalah sebesar 2.414 Kg per tahun. Rata-rata harga jual karet sebesar Rp.6.000,- per Kg dengan nilai produksi yang dihasilkan usahatani karet pada lokasi penelitian adal ah sebesar Rp.14.484.000,- per tabun.
Dianjurkan kepada pengusaha untuk dapat meningkatkan produksi sehingga pendapatan yang diperoleh akan lebih besar. Adanya penggunaan fasilitas yang baik, sebaiknya direneanakan, karena jika hanya mengandalkan tenaga manual saja, bukan tidak mungkin usaha ini akan kalah bersaing dengan usaha lainnya
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KARET RAKYAT DI KECAMATAN LANGSA LAMA KOTA LANGSA (Daris Hudaya, 2018)
DINAMIKA SOSIAL EKONOMI PETANI KARET GAMPONG ALUE TAMPAK, KECAMATAN KAWAY XVI, KABUPATEN ACEH BARAT, 1986-2014 (yusnidar, 2015)
ANALISIS RISIKO HARGA KARET (HEVEA BRASILIENSIS) DENGAN METODE ARCH-GARCH DAN VAR (VALUE AT RISK) TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI DI KABUPATEN ACEH BARAT (MAUWADDAH ISTIQAMAH, 2020)
ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA GUNONG MATA IE KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT (MEIZA AULIA, 2020)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Reza rizki, 2013)