<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117611">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN SERAT KELAPARNUNTUK PEMBUATAN PANEL PENYERAP BUNYI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muslim Iwan Rantoni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serat kelapa memiliki prospek bagus bila diolah menjadi bahan pengisi panel penyerap bunyi. Mutu dan kekuatannya tidak kalah dari  panel  penyerap bunyi yang telah ada pada saat ini, bahkan memiliki keunggulan-keunggulan tersendiri yang khas. Di antaranya ketersediaan  bahan  baku  yang  melimpah.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui tingkat   penyerapan   suara  pada   panel  akustik  serat  kelapa.   Pengujian  karakteristik penyerapan suara pada panel akustik serat kelapa dilakukan didalam ruang dengung (Reverberation  Room),  yang  mengacu  pada  ISO  -- 354  2003.  Suhu dan  Kelembaban Udara di  dalam ruangan  Non-AC  Reverberation Room  26.3 C dan 93,9 %,  Kalibrasi&#13;
Mikrofon  pada  114  dB dan frekuensi  1   KHz dengan Sensitifitas  -78.8 dB.  Pengukuran&#13;
menggunakan Real Time Analyzer  840-2 dengan filter band 1/3  oktaf, rentang frekuensi&#13;
antara        125 Hz sampai dengan 6.3 kHz. Dari hasil pengujian pada sumber suara White Noise  dengan variasi  ketebalan material  uji 20  mm dan 40 mm diletakkan horizontal dilantai  dengan  luas  bahan uji   1  m2.   Pada ketebalan  20 mm dihasilkan  nilai absorbsi suara  terbesar    yaitu   as= 79 % dengan frekuensi  6300 Hz (Tl  = 2, 17 detik dan T2=&#13;
1,90  detik) dan pada ketebalan  40 mm nilai absorbsi suara terbesar  as =  90 % dengan&#13;
frekuensi 6300 Hz (TI = 2,17 detik dan T2 =1,67 detik).&#13;
&#13;
Kata kunci:  Serat Kelapa, ISO -- 354 2003, Reverberation Room.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117611</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-04 14:47:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-04 14:47:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>