<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117577">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK PASIEN CEDERA TULANG BELAKANG AKIBAT TRAUMA YANG DILAKUKAN OPERASI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riska Aprilia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cedera tulang belakang akibat trauma merupakan kerusakan yang mengakibatkan defisit motorik, sensorik, dan otonom di area yang cedera dan dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Angka kejadian cedera tulang belakang akibat trauma di Indonesia menurut Kementerian kesehatan pada tahun 2019 adalah sebesar 5,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien cedera tulang belakang akibat trauma yang dilakukan operasi di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling yang diambil dari tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien cedera tulang belakang akibat trauma yang dilakukan operasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (63%), pada kelompok usia 46-55 tahun (18,9%), kelompok pekerjaan terbanyak adalah pelajar/mahasiswa dan ibu rumah tangga (21,7%), etiologi terbanyak adalah jatuh dari ketinggian (66%), lokasi terbanyak mengalami cedera adalah bagian lumbal (51,9%), tipe cedera terbanyak adalah fraktur kompresi (54,7%), sebanyak 89,6% tanpa disertai trauma penyerta, sebanyak 74,5% pasien tidak memiliki komorbid, komplikasi terbanyak adalah paralisis inkomplit (80,2%) dan durasi perawatan terbanyak pada rentang 6-10 hari (27,4%). Kesimpulan penelitian adalah karakteristik pasien cedera tulang belakang akibat trauma di RSUDZA banyak terjadi pada laki-laki yang bekerja sebagai wiraswasta dan petani, disebabkan jatuh dari ketinggian, sering mengenai regio lumbal dengan tipe fraktur burst tanpa disertai trauma penyerta maupun komorbid. Tingginya angka kejadian cedera di lokasi kerja, maka perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan kerja dan cara mencegah cedera tulang belakang. &#13;
&#13;
Kata kunci: Cedera tulang belakang, trauma, vertebrae&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-01 12:09:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-01 14:36:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>