Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PENATALAKSANAAN STRES PADA PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJARNPUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2011
Pengarang
Devia Helnica - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0907101190023
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Masyarakat beranggapan bahwa kusta merupakan penyakit keturunan, najis, dan k:utukan Tuhan. Anggapan negatif tersebut telah membuat penderita kusta putus asa dan stres sehingga memerlukan cara untuk mengatasi stres mereka melalui penatalaksanaan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan stres pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh yang meliputi pengaturan nutrisi, olah raga, istirahat dan tidur, upaya menghindari bahaya merokok, terapi psikofarmaka dan terapi psikoreligius. Desain penelitian deskriptif eksploratif. Populasi penelitian berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling, berjumlah 15 responden. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 22-31 Desember 2011, menggunakan instrument k:uesioner dengan teknik wawancara terpimpin. Analisa data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisa data didapatkan bahwa dari 15 responden
53,4% berada pada katagori k:urang dan 46,6% berada pada katagori baik. Ini dapat
disimpulkan bahwa gambaran penataJaksanaan stres pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh berada pada kategori kurang (53,4%). Penelitian dari subvariabel didapatkan hasil: pengaturan nutrisi berada pada kategori kurang yaitu 60 %, istirahat dan tidur berada pada kategori kurang yaitu 53,4%, olah raga berada pada kategori kurang yaitu 60%, upaya menghindari bahaya merokok berada pada katagori baik yaitu 53,4%, terapi psikofarmaka berada pada katagori kurang yaitu 53,4% dan terapi psikoreligius berada pada katagori baik yaitu 73,4%. Peneliti menyarankan kepada penderita kusta yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro untuk dapat melakukan penatalaksanaan stres melalui upaya peningkatan pendidikan kesehatan secara optimal seperti menghindari makanan dan minuman pemicu stres, istirahat yang cukup, olah raga yang teratur dan minum obat secara teratur agar mendapatkan kualitas hidup yang baik.
Kata Kunci: Penatalaksanaan Stres, Kusta
Tidak Tersedia Deskripsi
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT KUSTA DI DESA COT PREH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR (Dara Ardhia, 2023)
PROFIL PENDERTA-KUSTA DI KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 20LL (Dewi Hastina, 2023)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN PENATALAKSANAAN AWAL DIARE AKUT PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR (Asri Ayuningtias, 2018)
PROFIL PENDERITA KUSTA YANG MENJALANI PENGOBATAN MULTI DRUG THERAPY DI PUSKESMAS - PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH (Warisa Nuhurridha, 2023)
PEMETAAN DAERAH RAWAN TB BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN ACEH BESAR (Sasmi Fadli, 2018)