<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117560">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERSEPSI TENAGA KESAHATAN PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH TENTANG PERUBAHAN IKLIM SEBAGAI RISIKO KESEHATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ighra Khalisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan iklim memberikan tantangan yang signifikan dalam upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mengurangi dampak kesehatan akibat perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran persepsi tenaga kesehatan tentang perubahan iklim sebagai risiko kesehatan. Penelitian dilakukan di sebelas puskesmas yang berada di Kota Banda Aceh dengan melibatkan 84 responden. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel dan analisis indeks. Analisis indeks digunakan untuk mengetahui tingkat persepsi tenaga kesehatan tentang risiko kesehatan akibat dampak perubahan iklim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa responden memiliki tingkat persepsi yang cukup mengenai; perubahan iklim (83%), jenis risiko kesehatan yang terjadi akibat perubahan iklim (85,2%), kelompok masyarakat yang lebih rentan terkena dampak perubahan iklim (44,3%), dan peran tenaga kesehatan dalam mengurangi dampak akibat perubahan iklim (58%). Penelitian ini merekomendasikan kepada pemerintah dan asosiasi profesional kesehatan untuk mengembangkan kebijakan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai perubahan iklim dan dampaknya bagi kesehatan, serta mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada pasien mereka dan masyarakat mengenai hal ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117560</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-30 22:28:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-01 08:57:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>