<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117541">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KASUS KARIES BOTOL PADA ANAK USIA 1-4 TAHUN DI POSYANDU PUSKESMAS BATOH KECAMATAN LUENG BATA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isranita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karies botol adalah karies pada anak dengan pola yang spesifik yang  disebabkan oleh kebiasaan meminum air susu ibu (AST), susu botol atau cairan  manis yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus karies botol pada anak usia 1-4 tahun berdasarkan kebiasaan pemberian ASI dan penggunaan boto1 dot yang dibawa tidur serta frekuensi penyikatan gigi di  Posyandu Puskesmas Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh, Jenis penelitian adalah deskriptif dan pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive sampling. Karies botol dilihat secara klinis, subyek dikelompokkan  berdasarkan kebiasaan pemberian ASI yang dibawa tidur, kebiasaan penggunaan  botol dot yang dibawa tidur dan frekuensi penyikatan gigi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dari 104 anak yang mengunjungi posyandu terdapat 59 anak  (56,7%) yang mengaJami karies botol. Kebiasaan pemberian ASl yang dibawa  tidur subyek 42 anak (71 ,2%), kebiasaan penggunaan botol dot berisi cairan manis  yang dibawa tidur subyek 37 anak (62,7%) dan kebiasaan penyikatan gigi subyek  28 anak (47,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karies botol terjadi pada anak usia 1-4 tahun berdasarkan pemberian ASl, susu botol atau cairan manis yang dibawa tidur serta kurangnya penyikatan gigi.&#13;
&#13;
Kata Kuci  :  Karies botol, Pemberian ASI, Penggunaan botol dot, Frekuensi&#13;
                     penyikatan gigi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CARIES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-29 15:49:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-29 16:08:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>