POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS BAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL DI INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN


Pengarang

Aulia Syahputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Infeksi nosokomial merupakan masalah kesehatan yang cukup serius dan menghabiskan biaya dalam jumlah yang besar di rumah sakit, Infeksi ini adalah salah satu dari sepuluh besar penyebab kematian di Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kuman dan pola sensitivitas bakteri yang berpotensi sebagai penyebab infeksi nosokomial di ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif melalui observasi laboratorium. Bakteri diisolasi dari pasien, tenaga kesehatan balk dari dokter maupun perawat, peralatan dan fasilitas lain eli Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin. Bakteri yang eliperoleh dilakukan uji
sensitivitas terhadap berbagai antibiotik. Dari 53 spesimen yang dikultur, 25 bahan pemeriksaan (47,16 %) ditemukan adanya pertumbuhan bakteri deogan jumJah 26 isolat. Bakteri patogen (42,30%) terdiri dari Staphylococcus aureus (72,72%), Pseudomonas aeruginosa (18,18%) dan Acinetobacter baumannii (9,09%). Pola sensitivitas Staphylococcus
aureus terhadap oksasilin, vankomisin dan klindamisin masing-masing adalah 75%, 75% dan 87,5%. Pola sensitivitas Pseudomonas aeruginosa terhadap gentamisin, tobramisin,meropenem dan seftazidirn masing-masing adalah 50%, 50%, 50% dan 100%. Tidak ada ditemukan satupun antibiotik yang masih sensitif terhadap Acinetobacter baumannii. Bakteri
patogen yang telah diisolasi sudab ada yang tergolong Methicillin Resistant Staphylococcus aureus, Vancomycin Resisten Staphylococcus aureus dan Pan-resistant Acinetobacter.

Kata kunci : Nosokomial, MRSA, Pan-resistant Acinetobacter

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK