GAMBARAN RESISTENSI INSULIN DAN RATIO LUTHEINEZING HORMONE (LH) IFOLLICLE STIMULATING HORMONE (FSH) PADA PASIEN SINDROM OVARIUM POLIKISTIK DI KLINIK RASI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN RESISTENSI INSULIN DAN RATIO LUTHEINEZING HORMONE (LH) IFOLLICLE STIMULATING HORMONE (FSH) PADA PASIEN SINDROM OVARIUM POLIKISTIK DI KLINIK RASI BANDA ACEH


Pengarang

Putri Mesita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sindrom Ovarium Polikistik (SOP) merupakan kelainan endokrin pada wanita usia reproduktif dengan prevalensi di Amerika Serikat dan Eropa berkisar 4-6%.Menurut konferensi National institute of Health (NIH) tahun 1990 di Amerika Serikat, Konsensus diagnostik SOP adalah adanya kriteria mayor berupa gangguan menstruasi dan hiperandrogenernia serta kriteria minor berupa resistensi insulin, hirsutisme, obesitas, ratio LH/FSH > 2,5 dan gambaran ovarium polikistrik pada USG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian amenorea sekunder, oligomenorea, resistensi insulin serta ratio Ll/FSH pada pasien Sindrom Ovarium Polikistik (SOP) di Klinik. Rasi Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini adalah pasien SOP yang berkunjung di Klinik Rasi Banda Aceh pada tahun 2008 dan 2009 yang memiliki data lengkap berupa rekam medik dan hasil pemeriksaan laboratorium yang berjumiah 59 sam pel yaitu 33 pasien SOP di tahun 2008 dan 26 pasien SOP di tahun 2009. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 33,33% pasien SOP yang mengalami amenorea sekunder dan 66,67% yang mengalami oligomenorea di tahun 2008 dan 2009. Sebanyak 24% pasien SOP memiliki ratio LH/FSH > 2,5 di tahun 2008 dan 34,78% di tahun 2009. Hampir seluruh pasien SOP mengalami resistensi insulin di tabun 2008 sebesar 87,10% dan tahun 2009 sebesar 100%. Berdasarkan hasil tersebut, terlihat bahwa angka kejadian resistensi insulin paling tinggi pada pasien SOP dibandingkan dengan amenorea sekunder, oLigomenorea maupun ratio LH/FSH >2,5.

Kata kunci : Resistensi insulin, ratio LH/FSH, Sindrom Ovarium Polikistik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK