KARAKTERISTIK PENDERITA PREEKLAMSIA1EKLAMSIA DI KAMAR BERSALIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2008 - 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK PENDERITA PREEKLAMSIA1EKLAMSIA DI KAMAR BERSALIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2008 - 2010


Pengarang

Liza Fathiariani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Preeklamsia merupakan sindrom spesifik keharnilan yang belum diketahui etiologinya, Penyakit ini terjadi pada 6 sampai 8 persen wanita hamil dan menjadi salah satu penyebab kematian ibu dan bayi tertinggi di duma. Profil penyakit ini bervariasi di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita preeklamsia/eklamsia di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh tabun 2008-2010. Metode penelitian ini adalah deskriptif retrospektif di mana pengumpulan data dilakukan dari data sekunder yaitu buku register pasien. Angka kejadian preeklamsia/eklamsia adalah 314 (6,6%) dari 4758 kasus obstetri. Terbanyak pada usia gestasi aterm yaitu 234 kasus (74,53 %),kelompok usia 20-35 tahun (69,4%), dan multigravida 169 (53,83%) kasus. Sebanyak 155 (49,4%) kasus dengan persalinan perabdominal dan 140 (44,6%) kasus dengan persalinan pervaginam, sedangkan 6% tidak dilakukan terminasi kehamilan, Komplikasi maternal dengan preeklamsia berat yaitu eklamsia 11,5 % (36 kasus), solusio plasenta 1,6 % (5 kasus), dan sindrom HELLP 0,63 % (2 kasus). Komplikasi terhadap janin antara lain adalah prematur sebanyak 22,3 % (70 kasus) dan IUFD 4,14 % (13 kasus). Kematian maternal karena preeklamsia/eklamsia sebanyak 3 kasus (1%). Sebagian besar pasien merupakan
rujukan dari Banda Aceh dan Aceh Besar (75,4%). Angka kejadian preeklamsia/eklamsia adalah 6,6%, terbanyak pada usia kehamilan aterm, umur ibu 20-35 tahun, dan multigravida.

Kata kunci : preeklamsia, eklamsia, RSUDZA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK