<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117465">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI DENGAN KOPING ADAPTIF KLIEN PERILAKU KEKERASANRNDI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA BANDA ACEH TAHUN 2009</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salamiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) merupakan salah satu tindakan mandiri  keperawatan jiwa untuk membantu anggota kelompok (klien) berhubungan dengan  orang lain serta mengubah perilaku dcstruktif menjadi konstruktif. Terjadinya&#13;
kekambuhan perilaku kekerasan pada klien yang sedang dirawat umumnya  disebabkan karena ketidakmampuan klien dalam mengadapi stressor. Klien dengan  gangguan jiwa mempunyai keterbatasan kemampuan untuk menghadapi stressor dan  mengadakan adaptasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan terapi  aktivitas kelompok stimulasi persepsi dengan koping adaptif pada klien perilaku  kekerasan di ruang rawat inap RS. Jiwa Banda Aceh tahun 2009, dengan subvariabel  T AK adalah kegiatan fisik, interaksi sosial asertif, kegiatan ibadah dan kepatuhan  minum obat. Desain Penelitian ini adalah deskriptif korelarif dengan tehnik  pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data  dilaksanakan pada tanggal 1 - 15 November 2009 dengan menggunakan instrumen&#13;
kuesioner. Analisa data dilakukan dengan analisa data univariat dan bivariat yang  menggunakan rumus Chi-Square pada derajat kebebasan (df) =1, tingkat kemaknaan  (a) = 0.05. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara  TAK kegiatan fisik dengan koping adaptif, ada hubungan antara TAK interaksi sosial  asertif dengan koping adaptif, ada hubungan antara TAK kegiatan ibadah dengan  koping adaptif  ada hubungan antara TAK kepatuhan minum obat dengan koping  adaptif dan secara umum ada hubungan antara TAK dengan koping adaptif klien  perilaku kekerasan di ruang rawat inap RS. Jiwa Banda Aceh tahun 2009. Dengan  hasil ini disarankan agar lebih ditingkatkan penerapan TAK pada klien perilaku  kekerasan terutama TAK kepatuhan minum obat agar koping klien menjadi lebih baik  dan kekambuhan dapat dicegah.  &#13;
&#13;
Kata kunci   :   Hubungan, T A.K, kegiatan fisik, interaksi sosial, kegiatan&#13;
                         ibadah, kepatuhan minum obat, koping adaptif, perilaku&#13;
                         kekerasan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-28 10:31:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-28 10:31:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>