PENGARUH TEKNIK PENYINARAN TERHADAP DIAMETRAL TENSILE STRENGTH KOMPOSIT NANOPARTLKEL KEDOKTERAN GIGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TEKNIK PENYINARAN TERHADAP DIAMETRAL TENSILE STRENGTH KOMPOSIT NANOPARTLKEL KEDOKTERAN GIGI


Pengarang

Aini Nabela - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101070065

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemajuan teknologi dibidang kedokteran gigi menghasilkan perkembangan bahan-bahan restorasi, salah satunya adalah restorasi komposit nano partikel. Secara umum resin kornposit memerlukan proses polimerisasi untuk terjadinya
pengerasan. Salah satu faktor yang mempengaruhi sifat mekanik material restoratif komposit yang diaktivasi cahaya adalah keoptimalan dalam penyinaran, untuk mendapatkan keoptimalan dalam penyinaran diperlukan teknik penyinaran
yang tepat sehingga dapat meningkatkan sifat mekanik dari resin komposit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik. penyinaran pulse delay cure dan continouos cure terhadap diametral tensile strength (DTS).
lenis penelitian ini bersifat eksperimental. Jumlah spesimen dalarn penelitian ini adalah 20 bush, yaitu 10 spesimen untuk teknik pulse delay cure dan 10 spesimen untuk teknik continouos cure. Spesimen berbentuk silinder dengan ukuran
diameter 6 mm dan tebal 3 mm. DTS resin kornposit diuji dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM) / mekanikal tester dengan beban 250 Kgf dan kecepatan uji 1 mm/menit. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan
menggunakan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DTS rata-rata untuk teknik pulse delay cure adalah 29.96 MPa, dan nilai DTS rata-rata untuk teknik continouos cure adalah 28.10 MPa. Berdasarkan hasil data statistik dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh teknik penyinaran pulse delay cure dan continouos cure terhadap DTS komposit nano partikel kedokteran gigi.

Kata kunci : Teknik penyinaran, Komposit nano partikel, Diametral Tensile Strength (DTS)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK