POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK PADA PENDERITA. INFEKSI SALURAN KEMIHRNDI RUMAH SAKIT UMUM ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK PADA PENDERITA. INFEKSI SALURAN KEMIHRNDI RUMAH SAKIT UMUM ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2010


Pengarang

M.Ichsan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101050003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Infeksi saluran kemih (ISK) menunjukkan keberadaan mikroorganisme dalam saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. ISK meliputi infeksi dari kandung kemih sampai ke paremkim ginjal. Pola kuman dan sensitivitas antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih sangat penting untuk diketahui oleh para klinisi agar pengobatan yang diberikan berhasil. Pola kuman dan sensitivitas antibiotik akan berbeda di berbagai tempat dan waktu, sehingga perlu dilakukan penelitian rutin. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui pola kuman dan sensitivitas antibiotik infeksi saluran kemih di Rumah Sa.kit Urnurn Zainoel Abidin tahun 2010. Peneilitan ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini merupakan total populasi yang didiagnosa mengalami infek.si saluran kemih dan tercatat di ruang rawat penyakit dalam RSUZA tahun 2010. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuman penyebab infeksi saluran kemih adalah Escherichia coli (30%) cliikuti oleh Klebsiella sp. (2 1,4%), jamur (1 1,4%) Streptococcus sp. (10%), Pseudomonas sp. (8,6%), Enterobacter sp. (5,7%), Staphylococcus sp. (5,7%), Proteus sp. (4,3%), dan Acinetobacter sp. (2,9%). Hasil sensitivitas antibiotik pada semua bakteri berbeda-beda. Sebagian besar bakteri yang diujikan terhadap antibiotik golongan chepalosporin telah mengalami tingkat resistensi yang tinggi. Sedangkan antibiotik meropenem masih sangat sensitif terhadap semua jenis bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Kata kunci: Infeksi safuran kemih, pola kuman, sensitivitas antibiotik




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK