PENGARUH TEKNIK CURING DENGAN TEKANANAN DAN TANPA TEKANAN TERHADAP MONOMER SISA RESIN AKRILIK HEAT CURED. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TEKNIK CURING DENGAN TEKANANAN DAN TANPA TEKANAN TERHADAP MONOMER SISA RESIN AKRILIK HEAT CURED.


Pengarang

Nurachmi Eliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101070027

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Resin akrilik heat cured adalah campuran antara monomer metil metakrilat dan polimer metil metakrilat yang mengalami proses curing dengan pemanasan. Proses polimerisasi t:idak pemah terjadi dengan sempurna dan masih menghasilkan monomer sisa yang mengak:ibatkan reaksi iritasi, alergi dan inflamasi dalam rongga mulut. Beberapa metode polimerisasi panas dapat meminimalkan jumlah monomer sisa. Dokter gigi biasanya memilih curing tanpa tekanan untuk perebusan resin akrilik karena lebih ekonomis daripada microwave, tetapi di Indonesia beberapa dok:ter gigi menggunak:an curing dengan tekanan untuk perebusan resin akrilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik curing dengan tekanan dan tanpa tek.anan terhadap monomer sisa resin akrilik heat cured. Penelitian ini menggunak:an resin ak:rilik QC 20 dalam bentuk silinder dengan ukuran diameter
50±1 mm dan tebal 2±0,5 mm. Jumlah spesimen sebanyak: lO spesimen yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 5 spesimen dicuring dengan tekanan dan 5 spesimen
dicuring tanpa tekanan. Pengukuran monomer sisa menggunakan Gas K.romatogra:6 dengan jenis detektor Flame Ionization Detector (FID). Analisis statistik data
penelitian ini menggunaka n uji t-test independent. Hasil uji t-test independent
menunjukkan bahwa t:idak ada perbedaan yang bermakna (p>0.05) antara teknik curing dengan tekanan dan tanpa tekanan. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh curing dengan tekanan dan tanpa tekanan terhadap monomer sisa resin akrilik heat cured.

Kata Kunci: resin akrilik heat cured, monomer sisa, curing dengan tekanan, gas kromatografi flame ionization detector

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK