APLIKASI SUPERNATAN GETAH BIDURI TERHADAP PENYEMBUHAN ULSER PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) SECARA KLINIS DAN HISTOPATOLOGIS. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

APLIKASI SUPERNATAN GETAH BIDURI TERHADAP PENYEMBUHAN ULSER PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) SECARA KLINIS DAN HISTOPATOLOGIS.


Pengarang

Syaiba Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101110018

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ulser traumatik merupakan lesi yang biasa terjadi pada mukosa oral, secara umwn disebabkan oleh trauma. Ulser traumatik dapat diobati dengan menggunakan obat sintetik, tetapi aplikasi dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan efek sekunder terhadap keadaan rongga mulut. Penggunaan tanaman herbal mampu memicu penyembuhan dan meminimalisir efek samping. Biduri (Calotropis gigantea) digunakan masyarakat sebagai sebagai obat tradisional mengandung flavonoid. tanin, dan saponin yang bersifat sebagai antiinflamasi serta astringen yang mampu memicu penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supernatan getah biduri terhadap penyembuhan ulser
traumatik secara klinis dan histopatologis. Penelitian ini menggunakan tikus putih
(Rattus norvegicus) sebagai hewan coba yang dimanipulasi dengan mengguanakan H2O2 30% pada mukosa labial rahang bawah. Supernatan yang diperoleh dari hasil sentrifugasi getah biduri diaplikasikan secara topikal selama 7
hari. Hasil penelitian diamati dari dua aspek yaitu efek supematan biduri terhadap penyembuhan ulser traumatik secara klinis dan histopatologis pada hari ke-0, 3, dan 7 aplikasi. Secara klinis, proses peoyembuhan ulser pada kelompok biduri lebih cepat dibandingkan kelompok kontrol ditandai dengan adanya penutupan dan berkurangnya ukuran ulser. Evaluasi histopatologi dinilai berdasarkan skor derajat penyembuhan, dengan adanya penurunan sel-sel inflamasi, terbentuknya serat kolagen, dan terjadi reepitelisasi. Hasil analisis statistik menunjukkan supematan getah biduri berpengaruh terhadap penyembuhan ulser traumatik mukosa oral secara berm.alma (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK