<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117339">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DEWASA MUDA TERHADAP TINDAKAN   PCNCABUTAN   GIGI   DI   POLIKLINIK  GIGI   BLUD   RSUD MEURAXA BANDA   ACEH.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut dara indriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dental Anxiety  merupakan  kecemasan  terhadap  perawatan  gigi.  Penelitian  ini bertujuan   untuk   melihat  gambaran  tingkat   kecemasan   pasien  dewasa  muda terhadap tindakan pencabutan gigi di Poliklinik Gigi BLUD RSU Meuraxa Banda Aceh.  Pencabutan  gigi  merupakan  prosedur  yang  berada  diperingkat  pertama pemicu kecemasan dalam perawatan gigi. Penyebab kecemasan dalam pencabutan gigi  ini  dapat  disebabkan  karena  beberapa  faktor yaitu  takut  rasa  sakit,  takut tindakan  anastesi,  takut terhadap  komplikasi yang terjadi,  takut kehilangan gigi dan   trauma   pad.a    pencabutan   gigi   sebelumnya.   Metode   penelitian   adalah deskriptif.  Jumlah  subjek  penelitian  adalah   170  orang  yaitu  25,3%  berjenis kelamin laki-laki (43 orang) dan 74,7% berjenis kelamin perempuan (127 orang). Persentase tertinggi tingkat kecemasan terhadap tindakan pencabutan gigi terdapat pada pasien yang mengalami kecemasan sedang yaitu sebesar 31% (55 orang) dan fobia yaitu sebesar 27% (45 orang). Persentase tertinggi untuk setiap faktor yaitu faktor takut rasa sakit sebesar 30,6 % (52 orang) terdapat pada pasien fobia, faktor takut tindakan anastesi sebesar 41.2% (70 orang) terdapat pada pasien yang mengalami  kecemasan  sedang,  faktor  takut  terhadap  komplikasi  yang  terjadi sebesar 47,1% (80 orang) terdapat pada pasien yang mengalami fobia, faktor takut kehilangan  gigi  yaitu  sebesar  27,6%  (47  orang)  terdapat  pada pasien  yang mengalami  kecemasan  sedang,  faktor trauma  terhadap  pencabutan  gigi sebelumnya yaitu sebesar 41,2% (70 orang) terdapat pada pasien yang mengalami kecemasan sedang.&#13;
&#13;
Kata kunci :   Kecemasan perawatan gigi, pencabutan gigi, dewasa muda&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 15:38:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 15:38:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>