<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117305">
 <titleInfo>
  <title>FENOMENA ENDORSE PRODUK KECANTIKAN OLEH INFLUENCER TASYA FARASYA MELALUI MEDIA  SOSIAL TIKTOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maryam Nasafa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami fenomena endorse produk kecantikan yang&#13;
dilakukan oleh influencer Tasya Farasya melalui platform media sosial TikTok. Teori&#13;
simulacra yang dikembangkan oleh Jean P Baudrillard digunakan sebagai kerangka&#13;
analisis untuk memahami dinamika yang muncul dalam prkatik endorse ini.&#13;
Penelitian ini melibatkan aspek-aspke representasi, citra diri, dan realitas yang terkait&#13;
dengan fenomena endorse di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah&#13;
pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data&#13;
tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan kosep-konsep teori simulacra dan&#13;
simulacrum dalam rangka mengekplorasi bagaimana produk kecantikan dan citra diri&#13;
dihasilkan, dipresentasikan, serta diartikulasi melalui media sosial TikTok. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa fenomena endorse produk kecantikan oleh Tasya&#13;
Farasya melalui TikTok memunculkan proses transfrormasi dari produk fisik menjadi&#13;
representasi simbolik yang melebihi realitas nyata. Penggunaan teori simulacra dan&#13;
simulacrum membantu dalam mengidentifikasi bagaimana produk kecantikan&#13;
menjadi lebih dari sekadar barang fungsional, melainkan juga menjadi alat untuk&#13;
membentuk identitas individu dan aspirasi kolektif dalam konteks digital. Penelitian&#13;
ini memberikan wawasan baru mengenai peran influencer dalam bentuk persepsi&#13;
masyarakat terhadap produk kecantikan melalui media sosial TikTok. &#13;
Kata Kunci: endorse, produk kecantikan, influencer, TikTok&#13;
 &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117305</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 12:04:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 12:10:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>