UJI DAYA HAMBAT MADU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ISOLAT PSEUDOMONAS AERUGINOSA DARI LUKA BAKAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI DAYA HAMBAT MADU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ISOLAT PSEUDOMONAS AERUGINOSA DARI LUKA BAKAR


Pengarang

Rizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101050031

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.11

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Madu merupakan pengobatan tradisional yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan luka infeksi. Saat ini Pseudomonas aeruginosa merupakan salah satu penyebab infeksi pada luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri madu dalarn menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menggunakan rancangan aeak lengkap (RAL) yang dibagi daJam 3 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. Pengulangan masing-rnasing dilakukan sebanyak 4 kali. Perlakuan terdiri dan madu konsentrasi 50%, 75% dan 100%. Kontrol positif yang digunakan adalah meropenem 10ug dan kontrol negatif menggunakan air suling. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby Bauer. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu dengan konsentrasi 50%,75% dan 100% dapat membentuk zona hambat dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 5 rum, 5,25 mm, dan 7 mm. Sementara itu rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan oleh kelompok kontrol negatif dan positif masing-masing adalah 0 mm dan 28,75 mm. Hasil analisis data diperoleh bahwa madu konsentrasi 50%, 75% dan 100% menunjukkan perbedaan yang nyata dalam
menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dibandingkan kontroI negatif dan positif. Merujuk pada kategori Greenwood et ai, madu 100% tidak berespon dalam menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Akan tetapi, semakin tinggi konsentrasi madu maka semakin besar zona hambat yang terbentuk.

Kata Kunci : Madu, Pseudomonas aeruginosa, antibakteri

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK