<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117270">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KASUS PENCABUTAN DINI  GIGI  SULUNG AKIBAL  KARIES MENCAPAI  PULPA DI  POLIKLINIK GIGI  RSUDZA, RSIA  DAN BLUD RSUD MEURAXA BANDA ACEH PERIODE  JANUARI  -DESEMBER  TAHUN 2010.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nuzullia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beberapa penelitian telah menunjukkan adanya peningkatan  kesehatan gigi dan mulut anak-anak, namun kehilangan  gigi sulung yang disebabkan  oleh  karies masih saja terjadi.  Sebagian  besar   individu  membiarkan  lesi  karies  berkembang dan  tidak dilakukan perawatan sehingga gigi tersebut harus dicabut, hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan  orang tua serta anak terhadap kesehatan gigi  dan mulut. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui  gambaran  kasus pencabutan dini  gigi sulung akibat karies  mencapai  pulpa di  tiga Poliklinik Gigi  Rumah Sakit  Umum di wilayah Banda Aceh yaitu  Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Rumah Sakit lbu  dan  Anak (RSIA)  dan BLUD RSUD Meuraxa Banda Aceh periode Januari  - Desember tahun 20I0 berdasarkan usia, jenis kelamin, bagian rahang serta elemen gigi  sulung yang dicabut. Jenis penelitian yang digunakan adaJah penelitian  deskriptif dengan  menggunakan data  sekunder  berupa  riwayat  rekam medik pasien. Hasil  penelitian  didapatkan jumlah  kasus pencabutan dini  gigi  sulung akibat karies mencapai  pulpa di  RSUDZA periode Januari  -  Desember tahun 20 I 0 adalah  sebanyak 45  kasus dari  total  624  kasus pencabutan  gigi  sulung,  di  RSIA sebanyak 36  kasus dari  total  1121  kasus pencabutan gi.gi  sulung,  serta di  BLUD RSUD Meuraxa sebanyak 2 kasus dari total  138 kasus pencabutan gigi sulung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci       :  Gigi  Sulung, Karies, Pulpa, Pencabutan dini.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CARIES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOOTH EXTRACTION</topic>
 </subject>
 <classification>617.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117270</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 10:27:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 10:02:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>