UJI DA YA AN TIBAK TERJ EKSTRAK ETANOL HERBA MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI L.) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS YANG DIISOLASI DARI SPUTUMRNPENDERITA BATUK KRONIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI DA YA AN TIBAK TERJ EKSTRAK ETANOL HERBA MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI L.) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS YANG DIISOLASI DARI SPUTUMRNPENDERITA BATUK KRONIS


Pengarang

Imaduddin Akmal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101050045

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.) mengandung metabolit sekunder flavonoid, terpenoid, tannin, alkaloid dan steroid yang memiliki aktifitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi dan identifikasi bakteri Staphylococcus aureus dari sputum penderita batuk kronis dan mengetahui efek antibakteri herba Meniran. terhadap Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menggunak.an rancangan acak lengkap (RAL) yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu 3 kelompok percobaan dan 2 kelompok kontrol. Masing-masing kelompok di ulang sebanyak 5 kali. Kelompok percobaan terdiri dari ekstrak etanol herba Meniran konsentrasi 12,5%, 25% dan
50%, kelompok kontrol positif diberikan AmoxilJia-Clav 10 µg, sedangkan kontrol negatif diberikan etanol. Uji antimikroba dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby Bauer. Parameter yang diamati adalah luas zona hambat yang terbentuk pada media. Data dianalisis dengan Anava dan dilanjutkan dengan BNJ. Hasil isolasi bakteri dari I 00 Bahan Pemeriksaan (BP) berupa sputum dapat diisolasi Staphylococcus aureus sebanyak 9 isolat dari 9 BP (9%). Hasil uji daya hambat ekstrak herba Meniran 12,5%, 25% dan 50% masing-masing menghasilkan zona hambat dengan diameter rata-rata 10,2 mm, 11,4 mm clan 13,5 mm, sedangkan rata-rata kontrol positif dan negatif 24,7 mm dan 5 mm. Hasil uji Anava pada a= 0,05 tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa herba Meniran pada konsentrasi 12,5%, 25% dan 50% menunjukkan perbedaan yang nyata dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Hasil ini memperlihatkan bahwa Ekstrak berba Meniran 50% setara dengan Amoxillin• Clav 5,6 g dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus yang diisolasi dari sputum penderita batu.k. kronis.

Kata kunci: Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.), Staphylococcus aureus, Batuk
Kronis.









Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK