<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117254">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PREEKLAMSIA DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2009</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaki Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi dalam kehamilan khususnya preeklamsia merupakan penyebab  utama morbiditas dan mortalitas ibu hamil dan bayi. Sebuah hipotesis yang telah  diakui mengenai patogenesis preeklamsia yaitu iskemia uteroplasenta, dimana&#13;
penurunan perfusi uteroplasenta dianggap sebagai penyebab utama dari proses  patogenik berkembangnya preeklamsia. Penurunan aliran darah uteroplasenta  berdampak pada gangguan pertumbuhan janin yang meningkatkan resiko&#13;
terjadinya pertumbuhan janin terhambat (PJT) dan bayi berat lahir rendah  (BBLR). Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya  hubungan antara preeklamsia dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD  dr.Zainoel Abidin tahun 2009. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan  pendekatan case control-retrospektif.&#13;
Sampel penelinan ini adalah seluruh ibu hami! yang melahirkan dan seluruh  bayi yang dilahirkan di RSUD dr. Zainoel Abidin mulai 1 Januari sampai 31  Desember 2009 yang memenuhi kriteria inkJusi dan eksklusi. Pengambilan  sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode total sampling. Dari  penelitian yang dilakukan di RSUD dr. Zainoel Abidin selama tahun 2009  diperoleh 1283 sampel ibu bersalin, 110 orang (8,6%) diantaranya menderita  preeklamsia. Pada hasil analisis dengan uji chi-square, didapatkan hubungan  bermakna antara preeklamsia dengan kejadian bayi berat lahir rendah (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117254</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 09:45:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-23 09:45:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>