PENGARUH B-CHITOSAN GLADIUS CUMI-CUML (LOLIGO SP.) TERHADAP DURASI PERDARAHAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH B-CHITOSAN GLADIUS CUMI-CUML (LOLIGO SP.) TERHADAP DURASI PERDARAHAN


Pengarang

Meutia Hafrida Hanafiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101070041

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perdarahan merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pasca prosedur perawatan gigi. Chitosan merupakan salah satu biopolimer alami yang telah diteliti sebagai agen hemostat yang efektif, namun belum ada penelitian yang melaporkan tentang pengaruh B - chitosan yang be rasa I dari cumi-cumi (Loligo sp.) sebagai agen hemostat saat perdarahan. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh p-ehitosan glad ius Loligo sp.
terhadap durasi perdarahan. Enam belas ekor tikus putih galur Wistar (Rattus norveglccusy jantan berusia 10 minggu dengan berat 150-200 gram dibagi dalam 2 kelompok secara acak, yaitu 8 ekor pada kelompok kontrol tanpa aplikasi B-chitosan
dan 8 ekor pada kelompok perlakuan dengan aplikasi p-chitosan. Gladius Loligo sp.diproses dengan teknik deasetilasi temperatur rendah dengan menggunakan alkalin untuk mendapatkan B-chitosan. Prosedur penelitian dilakukan dengan menginsisi
bagian labial gingiva mandibula sepanjang 5 mm hingga mencapai tulang alveolar dibawah pengaruh kombinasi dua anestesi, yaitu ketamine dan xylazine secara intramuskular. Sampel kelompok perlakuan segera diaplikasikan B-chitosan. Blotting
paper diletakkan didekat luka insisi untuk menyerap darah tanpa mengganggu pembentukannya dan durasi perdarahan dihitung dengan chronometer. Data yang didapat berupa rerata durasi perdarahan pada setiap kelompok. Durasi perdarahan
pada kelompok kontrol adalah 109,25 detik dan pada kelompok perlakuan adalah 73,63 detik. Data dianalisis dengan menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil uji analisis statistik dengan nilai signifikansi p=0,007 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK