<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117207">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TAJAM PENGLIHATAN PASCA OPERASI  KATARAKRNSENILIS DENGAN TEKNIK PHACOEMULSIFICATION  DAN SMALL INCISION CATARACT SURGERY DI BLUD RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL  ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>0907101010080</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Katarak merupakan    kekeruhan   pada   lensa   mata   yang     mengakibatkan  sinar terhalang   masuk  sehingga  penglihatan  menjadi   menurun.  Katarak   hanya  dapat dikoreksi   dengan  tindakan   pembedahan   seperti  Phacoemulsification  dan SICS (small insicion cataract surgery). Phacoemulsification adalah  teknik  operasi  baru yang menggunaakan  mesin canggih  sehingga  sayatan  lebih minimal  dibandingkan SICS   (small  insicion  cataract  surgery).  Tujuan  penelitian    ini  adalah untuk mengetahui  perbedaan   tajam  penglihatan  antara  teknik  Phacoemulsification dan SICS   (small  insicion  cataract  surgery).  Metode   penelitian   ini  menggunakan desain   analitik    observatif  dengan   rancangan    potong    lintang.   Sampel   yang diperoleh   sebanyak   9  sampel   dimana   5   dengan   teknik   SICS  (small  insicion cataract surgery) dan 4 sampel dengan teknik Phacoemulsification. Metode pengambilan  sampel  menggunakan   teknik  total  sampling  dalam  kurun  waktu Maret sampai Mei 2013 di BLUD Rumah  Sakit Umum  Daerah  dr. Zainoel Abidin Banda  Aceh.  Analisa  data  dilakukan   menggunakan   Mann-Whitney pada  tajam penglihatan   2  minggu   dan  uji  T  tidak  berpasangan   pada  tajam   penglihatan    1 bulan.  Hasil penelitian  didapatkan   tajam  penglihatan  antara  teknik  operasi   SICS&#13;
(small insicion cataract surgery) dan Phacoemulsification adalah  nilai p = 0,614&#13;
pada 2 minggu  dan nilai p = 0,599 pada 1  bulan pasca  operasi.  Dari penelitian  ini&#13;
disimpulkan   bahwa   tidak   terdapat    perbedaan    yang   bermakna    antara   tajam penglihatan   pasca  operasi   katarak   senilis   dengan   teknik   SICS  (small  insicion cataract surgery) dan Phacoemulsification di BLUD Rumah Sakit Umum  Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Phacoemulsification,  SICS (Small Insicion Cataract Surgery), Tajam&#13;
Penglihatan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117207</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 11:24:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 11:24:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>