<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117192">
 <titleInfo>
  <title>EFEK  MUSIK TERHADAP KECEMASAN PASIEN SEBELUM PERAWATANRNGIGI DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirabillisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecemasan dalam  perawatan kesehatan gigi  mulut  merupakan penyebab yang signifikan dari kesehatan gigi yang buruk. Mendengarkan  musik merupakan salah satu terapi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pada pasien. Jenis musik pada penelitian ini  adalah Musik New age yang didengar menggunakan earphone selama 5   menit.  Penelitian ini bertujuan  untuk memperoleh  informasi mengenai adanya efek musik terhadap kecemasan pasien sebelum perawatan gigi.  Penelitian ini  adalah penelitian  quasi  eksperimental yang dilakukan di  Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala. Subjek penelitian berjumlah 30 pasien yang mengalami  kecemasan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  pasien  yang  mengalami cemas ringan  sebanyak  12  orang  (40,0%),  cemas sedang sebanyak  14  orang (46,7%) dan cemas berat sebanyak 4 orang (13,3%).  Pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi  pada pasien yang mengalami kecemasan setelah diberikan musik terjadi penurunan. Rata-rata tekanan darah dan denyut nadi sebelum mendengarkan musik adalah  134,7/89 mmHg dan 89,9 kali  per menit menjadi  121,7/78,7 mmHg&#13;
dan 82,3 kali per menit. Berdasarkan hasil uji T-test diperoleh nilai p = 0,000 yang&#13;
berarti  terdapat pengaruh yang signifikan bahwa musik memiliki  efek terhadap&#13;
berkurangnya kecemasan (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117192</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 10:01:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 10:01:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>