<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117182">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK  PENDERITA  DAN  JENIS  INFEKSI NOSOKOMIAL  DI RSUD DR. ZALNOEL  ABIDIN BANDA  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Almuzakki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infeksi  nosokomial  merupakan   infeksi  yang  didapatkan  pasien  setelah  48 jam   perawatan   di  rumah  sakit,  Infeksi  ini  menjadi  masalah  kesehatan   di dunia karena   dapat   meningkatkan    angka   morbiditas    dan  mortalitas.    Penelitian    ini bertujuan  untuk  mengetahui  karakteristik   penderita  dan jenis  infeksi  nosokomial di   RSUD   dr.  Zainoel Abidin,   Banda   Aceh   periode   Juli - Oktober   2012.   Jenis penelitian  adalah deskriptif  melalui  observasional.  Variabel  penelitian  adalah jenis kelamin,   usia,   lama  rawatan   dan  jenis   infeksi  nosokomial.   Pemilihan   sampel dengan  teknik  Non  Probability   Sampling   dengan  metode  Accidental   Sampling. Data yang digunakan  adalah  data sekunder.  Hasil yang didapatkan  dari 62 pasien infeksi  nosokomial   berdasarkan   jenis   kelamin  yang  terbanyak   adalah   laki-laki (53,2%).  Sementara   itu  berdasarkan   frekuensi  yang  terbanyak   terjadi  pada  usia  &gt;60  tahun  (29%)  dan  berdasarkan   lama  rawatan   ditemukan   frekuensi   tertinggi  terdapat  pada  pasien  dengan  lama rawatan  11-20 hari (35,5%).  Berdasarkan  jenis infeksi,  ditemukan  Infeksi  Aliran Darah Primer,  Ventilator Assosiated  Pneumonia (V AP), dan Infeksi  Luka Operasi  masing-masing   37,1 %, 32,3% dan 30,6%.  Hasil penelitian   ini  menunjukkan    infeksi   nosokomial    lebih  sering   terjadi   pada  usia lanjut dan berjenis  kelamin  laki-laki.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci   :  Infeksi  nosokomial, karakteristik, infeksi  luka  operasi, pneumonia nosokomial,  infeksi luka operasi,  &#13;
                         infeksi  aliran darah primer.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117182</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-21 15:30:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-21 15:30:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>