<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117176">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rosanita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bayi  dengan  antropometri   yang  lebih  besar  dari  nonnal   beresiko  terhadap perlukaan jalan  lahir dan juga berkaitan  dengan tindakan  episiotomi  pada saat persalinan. Namun terkadang bayi dengan berat badan lahir normal (2500 - 4000 gr) dan di bawah normal juga dilakukan tindakan episiotomi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antropometri bayi baru lahir dengan jumlah  heacting pada  ibu  post  partum  yang  mengalami  tindakan  episiotomi  di ruang  bersalin BLUD RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2012/2013. Desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan survey cross sectional, teknik pengambilan sampel   nonprobability sampling  dengan  metode  accidental   sampling.  Jumlah responden   sebanyak   22   orang   ibu  post   partum  yang  mengalami   tindakan episiotomi.   Pengumpulan  data  dilakukan   pada  tanggal  29  November  s/d  12&#13;
Desember 2012  dan tahap dua dilakukan tanggal 27 Desember 2012 s/d 9 Januari&#13;
2013. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan berat badan bayi baru lahir dengan jumlah  heacting (p-value = 0,006), tidak ada hubungan panjang  badan bayi  baru lahir dengan jumlah heacting (p-va/ue = 0,061), ada hubungan lingkar kepala bayi baru lahir dengan jumlah  heacting (p-value = 0,008), ada hubungan lingkar dada bayi baru lahir  dengan jumlah  heacting  (p-value = 0,00 I).  Peneliti  menyarankan&#13;
agar   pcnolong   persalinan   memberikan   informasi   pada   ibu   hamil   tentang perawatan  selama masa kehamilan  dan tindakan yang mungkin  dilakukan  pada saat persaJinan seperti episiotomi.&#13;
&#13;
Kata Kunci      :  Antropometri, Bayi Baru Lahir, Post Partum, Episiotomi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117176</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-21 12:26:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-21 12:26:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>