HUBUNGAN KEHILANGAN TERHADAP TINGKAT STRES LANSIA DI UPTD PANTI SOSIALRNMEULIGOE JROH NAGUNA BANDA ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KEHILANGAN TERHADAP TINGKAT STRES LANSIA DI UPTD PANTI SOSIALRNMEULIGOE JROH NAGUNA BANDA ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Sofia Agustina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101020065

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kehilangan merupakan suatu problema psik:is yang kerap terjadi pada masa tua. Seorang Lansia mengalami penumpukan kehilangan akibat dari perubahan. Mereka mungkin merasa kesepian, isolasi, kehilangan peran sosial, penyakit yang berkepanjangan, dan kehilangan determinasi diri yang pada akhirnya diekspresikan dalam berbagai perasaan kehilangan. Ada dua respon yang dapat dinilai pada individu yang kehilangan yaitu respon perasaan dan respon prilaku. Dalam penelitian ini hanya respon perasaan saja yang diteliti mengingat sulitnya dilakukan observasi untuk menilai respon prilaku. Respon perasaan dinilai dengan cara wawancara terpimpin yang menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri dari 25 item pemyataan untuk variabel kehilangan dan 35 item pernyataan untuk variabel stres sebagai panduannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kehilangan lansia terhadap tingkat stres lansia di UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif. Metode pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah dengan jumlah responden 46 orang Data dianalisis secara manual dengan menggunakan formula chi-square test dengan confidence interval 95% dan alpha 0,05. Berdasarkan hasil penelitian terhadap variabel independen yaitu kehilangan diperoleh: sebanyak 27 orang (58,7%) berada pada kategori ada dan sebanyak 19 orang (41,3%) berada pada k:ategori tidak ada. Untuk variabel dependen yaitu stres diperoleh sebanyak 5 orang (10,9%) mempunyai tingkat stres sedang dan 41 orang (89, 1 %) mempunyai tingkat stres ringan. Dari hasil
pengolahan data diperoleh X2hitung (0,2)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK