HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN STRES PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG RAWAT INAP JEUMPA I, II, III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN STRES PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG RAWAT INAP JEUMPA I, II, III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Taufik - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101190013

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasien post operasi fraktur ekstremitas sebagian besar menunjuk.kan reaksi peningkatan ketegangan psikologis dimana pasien merasa khawatir, kurang berharga, sedih serta malu akibat keadaan fisiknya yang sudah jelek dan tidak sempurna lagi setelah tindakan operasi. Konsep diri positif sangat diperlukan agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan mampu mengelola stres dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan stres pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di Ruang Rawat Inap Jeumpa I, II, III di RSUDZA Banda Aceh tahun 2011. Jenis penelitian ini Deskriptif korelatif dan cara pengambilan sampel adalah Non Probability Sampling dengan teknik proporsional sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 September sampai dengan 05 Oktober 2011 terhadap 68 responden pasien post operasi fraktur ekstremitas dengan kuesioner yang disusun dalam bentuk dichotomy. Hasil penelitian menunjukkan 60,3 % responden mempunyai konsep diri positif,
39,7 % responden mempunyai konsep diri negatif, 10,3% responden dengan stres ringan, 70,6 % responden dengan stres sedang, dan 19,1 % responden dengan stres berat. Hasil penelitian juga memperlihatkan adanya hubungan konsep diri dengan stres pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di Ruang Rawat lnap Jeumpa I, II, Ill di RSUDZA Banda Aceh tahun 201 1. Peneliti menyarankan kepada perawat agar dapat membantu pasien post operasi fraktur ekstremitas untuk bisa memandang dirinya sebagai seorang pasien dengan konsep diri positif yaitu dengan cara memiliki citra tubuh yang positif, penampilan peran yang memuaskan, mempunyai harga diri yang tinggi, ideal diri yang realistik, memiliki rasa identitas yang jelas sehingga terhindar dari stres dalam menjalani perawatan. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan meneliti tentang faktor - faktor yang mempengaruhi konsep diri dan stres pada pasien post operasi fraktur ekstremitas.

Kata Kunci : Konsep Diri, Citra Tubuh, Peran, Harga Diri, Pasien Post Operasi, Fraktur Ekstremitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK