<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117133">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN  PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN  PENERAPAN KEWASPADAAN UNIVERSAL (UNIVERSAL PRECAUTION) PADA DOKTER GIGI MUDA DI RSGM  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmi Auliyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kewaspadaan  universal   (universal  precaution)    merupakan upaya   pencegahan penyebaran penyakit  infeksi  dari pasien ke  tenaga keschatan maupun sebaliknya. Prosedur atau tindakan yang direkomendasikan dalam konsep kewaspadaan universal oleh CDC untuk mencegah penularan penyakit infeksi di lingkungan kedokteran gigi diantaranya mencuci  tangan,  penggunaan alat pelindung  diri (sarung  tangan, masker pelindung,   baju  pelindung   dan  kacamata   pelindung),  pengelolaan  instrumen   bekas pakai (perendaman, pencucian, pengemasan dan sterilisasi  instrumen), serta pengelolaan limbah medis dan jarum suntik atau alat tajam.  Penelitian  ini bertujuan untuk  mengetahui  hubungan  pengetahuan  terhadap  kepatuhan  penerapan kewaspadaan universal  pada dokter gigi  muda. Penelitian  ini adalah analitik cross sectional  yang  dilakukan  di  Rumah Sakit  Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala. Subjek penelitian  sebanyak  54 orang dokter  gigi  muda  yang sedang   memberikan perawatan kepada  pasien.  Subjek  diobservasi  tanpa sepengetahuannya untuk  menilai kepatuhan penerapan kewaspadaan universal dan diberikan kuisioner untuk menilai pengetahuan.  Dari hasil  penelitian diperoleh dokter gigi  muda yang berpengetahuan baik 27,8%, berpengetahuan cukup 62.9% dan berpengetahuan kurang 9,3%. Tingkat kepatuhan dokter  gigi muda  dalam  penerapan  kewaspadaan universal   12,96% patuh dan 87,04% tidak patuh.  Berdasarkan hasil  uji chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang  signifki an antara pengetahuan dengan kepatuhan penerapan kewaspadaan universal.    Dapat disimpulkan  bahwa  pengetahuan  dokter gigi muda di RSGM   rata-rata    cukup   dan tingkat   kepatuhan dalam  penerapan  kewaspadaan universal buruk&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: pengetahuan, kepatuhan, kewaspadaan universal,  dokter  gigi muda.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117133</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-20 16:23:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-20 16:23:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>