Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN WISATA SURFING PANTAI SAMADUA OLEH DINAS PARIWISATA ACEH SELATAN
Pengarang
RIJCHA VERDILLA AZWA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Bustami Usman - 195912311985011001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1910104010079
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2013 tentang Kepariwisataan pada pasal 6 menyebutkan bahwa pemerintah kabupaten/kota berwenang mengatur penyelenggaraan dan pengelolaan kepariwisataan diwilayahnya, memfasilitasi dan melakukan promosi pariwisata serta produk pariwisata yang berada di wilayahnya. Regulasi tersebut menjadi daya dukung oleh Dinas Pariwisata Aceh Selatan dalam pengembangan pariwisata yaitu mempromosikan pariwisata daerah dalam ajang anugerah pesona indonesia. Namun regulasi tersebut juga belum sepenuhnya dilakukan yaitu belum terpenuhinya fasilitas pada destinasi wisata, sehingga menyebabkan kurangnya minat kunjungan wisatawan terhadap wisata. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pengelolaan wisata surfing pantai samadua oleh Dinas Pariwisata Aceh Selatan serta faktor kendala pengembangan wisata surfing pantai samadua oleh Dinas Pariwisata Aceh Selatan. Teori yang digunakan yaitu teori optimalisasi dengan tiga indikator optimalisasi yaitu tujuan, alternatif keputusan, dan sumberdaya yang terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan wisata surfing oleh Dinas Pariwisata Aceh Selatan belum berjalan optimal, indikator tujuan yaitu menggelar event dalam meningkatkan daya tarik wisata sudah optimal, indikator alternatif keputusan yaitu komunikasi dan kerjasama dalam pengelolaan wisata belum optimal dilakukan, indikator sumber daya yang terbatas belum optimal dilaksanakan sehingga sumber daya yang ada tidak bisa digunakan dalam menunjang wisata. Dinas Pariwisata Aceh Selatan mengalami kendala dalam pengembangan wisata surfing yaitu terbatasnya anggaran dana, terbatasnya lahan pada lokasi wisata, kurangnya sarana dan prasarana pendukung wisata, kurangnya kesadaran masyarakat. Untuk itu diharapkan Dinas Pariwisata Aceh Selatan melakukan langkah dalam pengelolaan wisata surfing sehingga memberikan dampak yang besar dalam industri pariwisata Aceh Selatan, serta Dinas Pariwisata dapat mencari alternatif dari kendala-kendala dalam pengembangan wisata surfing.
Kata Kunci: Optimalisasi, Pengelolaan Pengembangan, Wisata Surfing, Kabupaten Aceh Selatan
ABSTRACT Aceh Qanun Number 8 of 2013 concerning tourism in Article 6 states that district and city governments have the authority to regulate the implementation and management of tourism in their regions and facilitate and promote tourism and tourism products in their territories. This regulation is the supporting power of the South Aceh Tourism Office in tourism development, namely promoting regional tourism in the Indonesian Charm Award event. However, these regulations have not been fully implemented, namely, the facilities at tourist destinations have not been fulfilled, causing a lack of interest in tourist visits to tourism. This thesis aims to find out the optimization of the management of Samadua beach surfing tourism by the South Aceh Tourism Office as well as the constraints for the development of Samadua beach surfing tourism by the South Aceh Tourism Office. The theory used is optimization theory with three optimization indicators, namely goals, decision alternatives, and limited resources. The results of the research show that the optimization of surfing tourism management by the Siuth Aceh Tourism Office has not been optimal; the objective indicator, namely holding events to increase tourist attraction, has been optimal; the alternative decision indicator, namely communication and cooperation in tourism management, has not been optimal; and indicators of limited resources have not been implemented. Optimally implemented so that existing resources cannot be used to support tourism. The South Aceh Tourism Office is experiencing obstacles in developing surfing tourism, namely limited budget funds, limited land at tourist sites, a lack of tourism-supporting facilities and infrastructure, and a lack of public awareness. For this reason, it is hoped that the South Aceh Tourism Office will take steps in managing surfing tourism so that it will have a big impact on the South Aceh tourism industry, and the tourism office can find alternative solutions to the obstacles in developing surfing tourism. Keywords: Optimization, Development Management, Surfing Tourism, South Aceh District
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI YANG BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: DESA LHOK RUKAM, KECAMATAN TAPAKTUAN) (ALDAWIYAH, 2024)
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK DAN INFRASTRUKTUR PARIWISATA DI KOTA BANDA ACEH (MUHAMMAD ALEIF, 2025)
PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN OBJEK PARIWISATA PANTAI LAMPUUK KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Almunadia, 2018)
OPTIMALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA SABANG MELALUI SEKTOR WISATA (STUDI KASUS PANTAI IBOIH) (Angelin Handayani, 2023)
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DINAS PARIWISATA DALAM MENGOPTIMALKAN OBJEK WISATA KOTA BANDA ACEH (FATMA ZAHARA, 2024)