<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117094">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH   EKSTRAK   DAUN  PACAR  KU.KU (LAWSONIA  INERMIS)   15% TERHADAP PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIK MUKOSA ORAL SECARA MAKROSKOPIK (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Ayu Zuraina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ulkus merupakan   lesi  yang   biasa   terjadi   di  mukosa   oral  dan   paling   sering disebabkan oleh trauma. Ulkus traumatik  sembuh jika sumber  trauma dihilangkan, tetapi   untuk   mempercepat   penyembuhan   dapat   menggunakan   kortikosteroid topikal.   Pacar   kuku  (Lawsonia   inermis)   yang   sering   digunakan   masyarakat sebagai  obat tradisional mengandung flavonoid,  tanin,  dan lawsone,  yang bersifat sebagai   antiinflamasi,  astringen,  dan  antioksidan.  Tujuan  penelitian  ini adalah untuk   mengetahui    pengaruh    ekstrak    daun   Lawsonia   inermis   15%   terhadap penyembuhan ulkus traumatik  mukosa  oral.  Penelitian   ini merupakan  peoelitian eksperimental   laboratoris    yang   menggunakan   27   ekor    tikus    putih   Rattus Norvegicus,  dibagi  dalam  3 kelompok  secara  acak,  yaitu  kelompok  ekstrak  daun Lawsonia   inermis   15%,   kontrol   positif  Triamcinolone   acetonide   0, 1 %,   dan kontrol   negatif akuades.   Pada   hari  pertama   kelompok   ekstrak   dan  kelompok&#13;
kontrol  diaplikasikan HO  30% sebanyak  2 kali selama  5 menit  dengan  interval&#13;
waktu  5 menit,  selama  3 bari  berturut  - turut  pada  mukosa  labial  rahaog  bawah untuk  mendapatkan ulkus.  Pada  hari  ke- 4 sampai  dengan  hari  ke-  15  luas  ullrus dan  persentase  penyembuhan  dihitung.  Ekstrak   diaplikasikan  selama   2  menit setiap  pagi  dan  sore  hari.  Pada  kelompok  ekstrak  rata  -  rata  hari  kesembuhan&#13;
ullrus 4,4 hari, dengan  penurunan uas ulkus  tertinggi  pada  hari  kedua,  kelompok&#13;
kontrol   positif  rata  -  rata  sembuh   pada  hari  5,3 dengan  penurunan   luas  ulkus&#13;
tertinggi  terjadi  pada hari ketiga, dan keJompok kontrol negatifkesembuhan rata -&#13;
rata pada hari 8,2 dengan  penurunan luas ulkus  tertinggi  terjadi  pada hari keenam. Hasil analisis  statistik  dengan  menggunakan uji one way  ANOVA menunjukkan ekstrak   daun  Lawsonia  inermis  15%  berpengaruh terhadap  penyembuhan ulkus traumatik  mukosa  oral  secara  bermakna (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117094</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 15:17:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 15:17:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>