<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117091">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PAPARAN  LARUTAN  TEH HIJAU DAN TEH HITAM TERHADAPRNPERUBAHAN  WARNA  RESIN KOMPOSIT NANOPARTIKEL.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kartini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teh  hijau  dan  teh  hitam   merupakan  dua  teh  yang  berbeda berdasarkan  pengolahannya. Keduanya  memiliki  kadar  tanin  yang  berbeda,  tanin dalam   teh   hijau   lebih   tinggi   daripada   teh   hitam.   Tanin    ini   diduga   dapat menyebabkan  perubahan   warna  dari  restorasi  gigi  seperti  resin  komposit.  Resin komposit  terbaru  adalah  resin komposit  yang memiliki  ukuran partikelnano. Resin komposit nanopartikel memiliki  beberapa  kelebihan  dan juga kekuranga.     Matrik resin  dapat  menyerap   air  sehingga   mengak.ibatkan  perubahan  warna.   Tujuan: untuk   mengetahui   pengaruh   paparan   larutan   teh  hijau  dan  teh  hitam  terhadap perubahan   wama   pada  resin   komposit   nanopartikel   dan   untuk  mengetahui perbedaan  paparan  larutan teh hijau dengan  teh hitam  terhadap  tingkat  perubahan wama  resin komposit  nanopartikel.  Metode :  penelitian  ini merupakan  penelitian laboratoris   dengan   jumlah  spesimen   32  dibagi   menjadi  2  kelompok.    Untuk masing-masing  paparan   dalam   larutan  teh  hijau  dan  teh  hitam  (n=16).  Setiap spesimen  direndam  dalam  5 ml larutan  teh hijau  dan teh hitam  selama  7 hari dan setiap hari larutannya  diganti. Pengukuran  perubahan  wama  sebelum  dan sesudah perendaman  dilakukan   dengan   meletakkan  spesimen  dibawah   stereomikroskop, difoto  dengan  kamera  digital,  kemudian  hasil  gambar  dimasukkan   ke  komputer untuk diukur  nilai Lab dengan  menggunakan Adobe Photoshop lalu  dianalisis menggunakan   uji   T   tidak   berpasangan.   Basil   :     Nilai    AE  yang   diperoleh menunjukkan bahwa  adanya  pengaruh  larutan  teh  hijau  dan  teh  hitam  terhadap perubahan   warna  resin  komposit  nanopartikel   yang  terlihat  jelas.  Hasil  analisis statistik    uji   T   tidak    berpasangan    menunjukkan   bahwa    adanya    perbedaan perubahan  wama yang bermakna  antara pemaparan  1arutan teh hijau dan teh hitam dengan  p=0.027(p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 14:56:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 14:56:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>