<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117079">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN  RESESI GINGIVA PADA LANJUT USIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA  GEUNASEH  SAYANG  ULEE  KARENG  BANDA  ACEH  TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ririen Fourina Effendi Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resesi gingiva adalah terbukanya  permukaan  akar gigi karena migrasi  tepi gingiva ke  arah  apikal.  Resesi  gingiva  dapat  terjadi  secara  fisiologis  maupun  patologis. Secara   fisiologis,   resesi  terbentuk   sesuai   dengan   peningkatan    usia   seseorang. Sedangkan  secara  patologis  resesi disebabkan  oleh akumulasi  plak, trauma  oklusi. dan  keradangan,   termasuk  juga trauma  sikat  gigi,  trauma  kimia,  yang  berkaitan dengan  merokok  dan terapi  ortodontik.  Gigi yang  paling  sering  mengalami  resesi gingiva  adalah  gigi  kaninus  dan  premolar  pertama .   Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  melihat  gambaran  resesi  gingiva  yang  dialami  pada  lanjut usia  di  UPTD Rumoh   Seujahtera   Geunaseh   Sayang   Ulee  Kareng   Banda   Aceh   Tahun   2012. Penelitian  ini  adalah  penelitian   deskriptif cross sectional dengan  jumlah  subjek terdiri  dari  33 orang,  14  orang  laki-laki  dan  19  orang perempuan  dengan  rentang usia  lebih dari  45  tahun.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  subjek  di UPTD Rumoh  Seujahtera Geunaseh  Sayang  Ulee  Kareng  Banda  Aceh  100% mengalami resesi  gingiva.  Pada  usia 45-59  tahun  seabanyak  3 orang  (60%) mengalami  resesi gingiva  dengan  kategori  ringan,  2 oarng  (40%)  kategori  sedan g, parah  tidak  ada atau  0%.  Pada  usia  60-74  tahun  sebanyak  9  orang  (34,6%)  kategori  ringan,   17 orang  (65,4%)  kategori  sedang,  parah  tidak  ada  atau  0%. Pada  usia  lebih dari  75 tahun   sebanyak   2  orang   (100%)   mengalami    resesi   gingiva   kategori   sedang, sedangkan   kategori   ringan   dan   parah   tidak   ada   atau   0%.   Kesimpulan    dari penelitian    ini   menunjukk.an   bahwa   lanjut  usia   di   UPTD   Rumoh   Seujahtera Geunaseh   Sayang   Ulee  Kareng   Banda   Aceh   I 00%  mengalami   resesi  gingiva kategori ringan dan sedang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :   Lanjut Usia, Resesi Gingiva, Atropi Gingiva.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117079</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 11:22:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 11:22:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>