<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117078">
 <titleInfo>
  <title>STUDI DIAMETER TUBULUS DENTIN SETELAH PEMAPARAN FLUORIDE 1500 PPM  PADA  BEBERAPA  DURASI  WAKTU  MELALUI  GAMBARAN  ATOMIC FORCE MICROSCOPY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iqbal Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fluoride sering terdapat di dalam pasta gigi dengan kadar  1500 ppm. Jika fluoride terpapar dengan dentin, fluoride dapat mengubah struktur dan ukuran  kristal Hidroksiapatit yang merupakan  pembentuk  dentin. Penelitian  ini bertujuan menganalisis  pengaruh  pemaparan  fluoride  1500  ppm  terhadap  diameter  tubulus dentin. Penelitian ini menggunakan Atomic Force  Microscopy dan  uku:ran diameter tubulus dentin  dianalisis  dengan  software  gwyddion  v.2.30.  Enam  gigi  premolar digunakan sebagai spesimen dan dipotong pada area mahkota dekat CEJ kemudian dihaluskan.  Spesimen  dikelompokkan  ke  dalam   enam  kelompok  yaitu  kelompok kontrol dan kelornpok yang dipaparkan  larutan fluoride  1500 ppm dengan durasi  1 menit, 3 menit, 5 menit, 8 menit dan 10 menit. Pemaparan dengan fluoride dilakukan selama  7 bari.  Sebanyak  5  tubulus  dentin dari masing-masing spesimen  dihitung ukuran  diameternya.   Hasil  dari  penelitian  menunjukkan  bahwa  diameter  tubulus dentin pada kelompok  kontrol  memiliki ukuran  rerata yang paling besar yaitu 4,41&#13;
m.  Sedangkan  ukuran   rerata  diameter  tubulus  dentin  pada  kelompok  perlakuan&#13;
yaitu  2,63-3,53  m.  Hasil   uji  analisi  statistik  one-way   ANOVA  dan  uji   Tukey&#13;
menunjukkan   semua  kelompok   perlakuan   memiliki  perbedaan  yang   signifikan dengan kelompok kontrol (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TOOTH DISEASES - HUMAN - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.63</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117078</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 11:22:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 12:07:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>