<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117077">
 <titleInfo>
  <title>FREKUENSI TINGKAT KESEHATAN PERIODONTAL MURID SMP NEGERI 3 USIA 12-14 TAHUN KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nuzulul Ismi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit  periodontal  adalah salah satu permasalahan  gigi clan mulut.  Masa remaja merupakan  periode  penting  dalam  status  periodontal   karena  terjadi  peningkatan penyakit  periodontal  pada  masa ini. Untuk  mengukur  tingkat  keparahan  penyakit periodontal   ada  beberapa   indeks  yang  digunakan,  salah  satunya  adalah  indeks kebutuhan  perawatan   yaitu  Community  Periodontal  Index  of Treatment  Needs (CPITN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi tingkat kesehatan periodontal murid SMP Negeri 3  usia 12-14 tahun Kecamatan Baiturrahman  Banda Aceh. Metode yang digunakan  adalah deskriptif  cross sectional.  Subjek penelitian berjumlah 96 murid. Subjek yang berumur  12 tahun sebanyak 33 orang (34,4%),  13 tahun 44 orang (45,8%)  dan yang berumur  14  tahun  sebanyak  19  orang  (19,8%). Cara  pengumpulan   data   melalui  wawancara   clan pemeriksaan  klinis.  Hasil  dari penelitian  ini menunjukkan bahwa 26 murid (27,1%) memiliki  skor 0 yaitu subjek memiliki  jaringan periodonsium   sehat.  Subjek  yang  mengalami  perdarahan  saat dilakukan probing (skor 1) sebanyak 1  murid ( 1 %) clan subjek yang terdapat kalkulus supragingiva maupun subgingiva (skor 2) sebanyak 68 murid (70,9%). Subjek yang terdapat poket absolut 4-5 mm (skor 3) sebanyak 1   murid (1 %) dan tidak ada subjek&#13;
yang  terdapat  poket  absolut   &gt;  6  mm.   Berdasarkan   skor  indeks  CPITN  maka&#13;
kebutuhan  perawatan   untuk   subjek  penelitian   ini  adalah   home  care,  skeling,&#13;
perbaikan oral hygiene clan tidak ada indikasi  terapi  kompleks. Disimpulkan  bahwa tingkat  kesehatan  murid  SMP Negeri  3 usia  12-14 tahun  adalah  subjek memiliki kalkulus supragingiva maupun subgingiva (skor 2) yaitu sebanyak 68 murid (70,9%) dan merupakan skor tertinggi.&#13;
&#13;
Kata kunci: remaja, CPITN, status periodontal&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117077</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 11:15:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-16 11:15:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>