HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIENRNFRAKTUR DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIENRNFRAKTUR DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2009


Pengarang

Nurbaiti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0307101020032

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Anggota keluarga yang sak:it memandang bahwa anggota keluarga sehat selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan jika diperlukan. Dukungan keluarga menawarkan suatu stabilitas yang melindungi individu pada saat menjalani transisi dan stress. Oleh sebab itu, dalam melakukan perawatan pada pasien fraktur perawat diharapkan tidak hanya berfokus pada kesehatan pasien saja, tetapi juga melibatkan keluarga untuk memberi dukungan sehingga dapat meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pasien fraktur lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk rnengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemampuan mobilitas fisik pasien fraktur. Desain penelitian deskriptif korelatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang. Intrumen penelitian adalah kuesioner dukungan keluarga yang berjumlah 16 pertanyaan dan kuesioner kemampuan mobilitas fisik berjumlah 16 pertanyaan yang telah melewati uji validitas dan reabilitas. Data dianalisi dengan menggunakan program komputer dengan rnetode statistik uji Chi Square. Hasil penelitian ada hubungan antara dukungan informasional keluarga dengan kemampuan mobilitas fisik (p value 0,001), ada hubungan dukungan
intrumental keluarga dengan kemampuan mobilitas fisik (p value 0,001), ada hungan
dukungan penilaian keluarga deogan kemampuan mobilitas fisik (p value 0,007), ada hubungan dukungan emosional keluarga dengan kemampuan mobilitas fisik (p value
0,018). Kesimpulan penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluaarga dengan kemampuan mobilitas fisik pada pasien fraktur (p value 0,000). Disarankan kepada perawat dan keluarga untuk lebih meningkatkan pengetahuan mengenai dukungan keluarga den mampu melakukan pengawasan terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan mobilitas fisik pasien fraktur.



Kata kunci: dukungan keluarga, kemapuan mobilitas fisik, fraktur

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK