<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117056">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN  DUKUNGAN  KELUARGA  DENGAN  KONSEP  DIRI PASIEN TUBERKULOSIS  PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT BANDA ACEH TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AAN SOFYANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penderita  TB Paru  masih  mengalami  stigma  sosial dan ketidakadilan di masyarakat, diantaranya   yaitu    gangguan    komponen    konsep    diri.   Keluarga    dapat   menjadi kelompok  pendukung  utama  dalam  hal pencegahan   terjadinya  gangguan  komponen konsep  diri pada  pasien  TB  Paru. Tujuan penelitian  ini untuk  mengetahui  hubungan dukungan  keluarga  dengan  konsep diri pasien  Tuberkulosis Paru  di Balai  Kesehatan Paru  Masyarakat  Banda   Aceh  2012.   Jenis  penelitian   adalah   deskriptif korelatif. Desain  penelitian   cross sectional study melalui  tekhnik  purposive sampling  dengan jumlah  sampel  sebanyak  63 pasien TB Paru. Pengumpulan  data penelitian  dilakukan mulai  tanggal  3-6  september  2012  dengan  membagikan kuisioner  yang  terdiri  dari&#13;
35 item pemyataan dalam  skala likert dan dichotomous  choice.  Metode  analisis  data dengan  menggunak an  uji  statistik  chi-square, basil  penelitian  adalah  ada  hubungan&#13;
antara   dukungan    sosial   keluarga   (P-value   0,005),   dukungan   penilaian   (P-value&#13;
0,010),   dukungan   tambahan   (P-value   0,010)   dan   dukungan   emosional   (P-value&#13;
0,022)  dengan  konsep   diri  pasien  TB  Paru.  Maka  dapat  disimpulkan   bahwa  ada hubungan  antara dukungan  keluarga  (P-value 0,005) dengan konsep diri pasien Tuberkulosis  paru  di  Balai  Kesehatan   Paru  Masyarakat  Banda  Aceh  tahun   2012. Saran  bagi  Poliklinik   Paru  BKPM  adalah agar  dapat  meningkatkan  pengetahuan pasien  TB Paru  bahwa  penyak:it TB Paru  dapat  disembuhkan dengan  berobat  secara teratur      clan bagi   keluarga   untuk   dapat   memberikan  dukungan   sehingga   dapat meningkatkan konsep  diri pasien kearah yang positif.&#13;
&#13;
Kata kunci       : Tuberkulosis paru, konsep diri,  dukungan keluarga&#13;
Penderita  TB Paru  masih  mengalami  stigma  sosial dan ketidakadilan di masyarakat, diantaranya   yaitu    gangguan    komponen    konsep    diri.   Keluarga    dapat   menjadi kelompok  pendukung  utama  dalam  hal pencegahan   terjadinya  gangguan  komponen konsep  diri pada  pasien  TB  Paru. Tujuan penelitian  ini untuk  mengetahui  hubungan dukungan  keluarga  dengan  konsep diri pasien  Tuberkulosis Paru  di Balai  Kesehatan Paru  Masyarakat  Banda   Aceh  2012.   Jenis  penelitian   adalah   deskriptif korelatif. Desain  penelitian   cross sectional study melalui  tekhnik  purposive sampling  dengan jumlah  sampel  sebanyak  63 pasien TB Paru. Pengumpulan  data penelitian  dilakukan mulai  tanggal  3-6  september  2012  dengan  membagikan kuisioner  yang  terdiri  dari&#13;
35 item pemyataan dalam  skala likert dan dichotomous  choice.  Metode  analisis  data dengan  menggunak an  uji  statistik  chi-square, basil  penelitian  adalah  ada  hubungan&#13;
antara   dukungan    sosial   keluarga   (P-value   0,005),   dukungan   penilaian   (P-value&#13;
0,010),   dukungan   tambahan   (P-value   0,010)   dan   dukungan   emosional   (P-value&#13;
0,022)  dengan  konsep   diri  pasien  TB  Paru.  Maka  dapat  disimpulkan   bahwa  ada hubungan  antara dukungan  keluarga  (P-value 0,005) dengan konsep diri pasien Tuberkulosis  paru  di  Balai  Kesehatan   Paru  Masyarakat  Banda  Aceh  tahun   2012. Saran  bagi  Poliklinik   Paru  BKPM  adalah agar  dapat  meningkatkan  pengetahuan pasien  TB Paru  bahwa  penyak:it TB Paru  dapat  disembuhkan dengan  berobat  secara teratur      clan bagi   keluarga   untuk   dapat   memberikan  dukungan   sehingga   dapat meningkatkan konsep  diri pasien kearah yang positif.&#13;
&#13;
Kata kunci       : Tuberkulosis paru, konsep diri,  dukungan keluarga&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-15 15:46:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-15 15:46:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>