<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117035">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK DAUN MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI LINN)  SEBAGAI ANTI INFLAMASI  PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)  YANG DIINDUKSI KARAGENIN 1%</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dina Hudiana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>lnflamasi  merupakan  reaksi  agresif terhadap  jejas  dimana   elemen   selular  dan humoral  (eksudat   inflamasi)  bertindak untuk menghancurkan,  menetralisir,   atau membatasi  aksi agen-agen  penyebab jejas  sehingga  dapat memperbaiki kerusakan. Meniran  (Phyllanthus   niruri   Linn)    merupakan    sumber    daya   tumbuhan    di Indonesia  yang  dapat  digunakan sebagai antiinflamasi. Tujuan dari  penelitian ini adalah   untuk   mengetahui  pengaruh   ekstrak   daun   meniran   dalam   mengurangi inflamasi  pada  kaki  tikus  yang  diinduksi  karagenin   l %.  Jenis  peoelitian   adaJah eksperimen   laboratorium  dengan  menggunakan  rancangan acak  lengkap  (RAL) dibagi  dalam  5  kelompok  yaitu  3 kelompok  perlakuan   dan  2 kelompok  kontrol, masing-masing  diulang  sebanyak  5 kali.  Kelompok  perlakuan  3, 4, 5(Py,  P, dan Ps) adalah  kelompok  yang  mendapat  ekstrak  meniran  dosis  100 mg/kgBB,  200 mg/kgbb   dan  300  mg/kgbb   selama   7  bari  dan  pada  hari  kedelapan   diinduksi karagenin   1%.  Kelompok   kontrol  positif (P)  adalah  kelompok  yang  mendapat induksi  karagenin   1%.  Kelompok     kontrol  negatif (P;)  adalah  kelompok   yang diberikan  akuades. Data  yang  diperoleh  dianalisis dengan  one way  ANOVA  dan diJanjutkan   dengan   LSD.   Hasil   uji  one   way  ANOV A  dan   LSD  pada   taraf kepercayaan 95%  diperoleh  bahwa ekstrak  daun meniran  dosis  l 00  mg/kgbb,  200 mg/kgbb   dan   300    mg/kgbb   menunjukkan   perbedaan     yang    nyata    dalam mengurangi  inflamasi  pada  kaki  tikus  yang   diinduksi  karagenin.  Kesimpulan semakin tinggi  dosis meniran maka semakin kuat efek antiinflamasi yang   terjadi, yang ditunjukkan oleh penurunan  persentase jumlah kepadatan  infiltrasi leukosit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Phyllanthus niruri Linn,  Karagenin lnflamasi.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-15 10:52:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-15 10:52:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>