HUBUNGAN INTERVENSI KEPERAWATAN IMOBILISASI DAN MOBILISASI DINI DENGAN LAMANYA HARI RAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN INTERVENSI KEPERAWATAN IMOBILISASI DAN MOBILISASI DINI DENGAN LAMANYA HARI RAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Yolanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101020030

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyakit-penyakit sistem muskuloskeletal menduduki tempat pertama diantara penyakit-penyakit yang merubah kualitas hidup. Salah satu penyakit dari sistem muskuloskeletal itu adalah fraktur. Intervensi imobilisasi dan mobilisasi dini merupakan penanganan pada fraktur. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan intervensi keperawatan imobilisasi dan mobilisasi dini dengan lamanya hari rawatan pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di Ruang Rawat Inap Bedah Rwnah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2011. Metodelogi penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pedoman observasi dan dokumentasi, dengan teknik observasi dan buku dokumentasi pasien, dengan jumlah sampel 36 responden yang di diagnosa fraktur dan post operasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan imobilisasi baik sebanyak 25 responden (69,4%), mobilisasi dini baik sebanyak 26 responden (72.2%), lamanya hari rawatan kurang dari 10 hari sebanyak 20 responden (55,6%), intervensi keperawatan baik sebanyak 3l responden (86,1%) melalui uji Chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara imobilisasi dengan lamanya hari rawatan dimana p-value 0,004, terdapat hubungan antara mobilisasi dini dengan lamanya hari rawatan dimana p-value 0,011, serta terdapat hubungan intervensi dengan lamanya hari rawatan dimana p-value
0,012. Direkomendasikan kepada perawat di ruang rawat inap bedah untuk
memperhatikan faktor-faktor lain seperti nutrisi, usia, dan kondisi psikologis pasien,
sehingga pasien dengan jumlah hari perawatan yang lama dapat diminimalkan.

Kata Kunci : fraktur, imobilisasi, mobilisasi dini, lamanya hari rawatan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK